TANGERANG, BANTEN | LIPUTAN12 – Meningkatnya kasus positif Covid-19 di pertengahan tahun ini, menyebabkan seluruh Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19 mengalami kepadatan pasien Covid-19. Pelayanan RS kewalahan, ruang ICU penuh, ruang isolasi penuh, hingga terjadi kasus langkanya tabung oksigen. Dengan kondisi seperti ini, sudah barang tentu beban para tenaga kesehatan (Nakes) kian bertambah ekstra. Bahkan, tidak sedikit dari mereka akhirnya gugur, beberapa juga ada yang memilih mundur.

Ketua Gugus Tugas Crisis Center Cekal Corona Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji mengungkapkan, melalui program surat untuk Nakes, kami ingin mengajak seluruh masyarakat melakukan suatu penghargaan kepada para tenaga kesehatan.

“Mari kita goreskan tinta. Kita ungkapkan dengan ekspresi kecintaan, rasa simpati dan empati terhadap para tenaga kesehatan yang sedang berjuang melawan Covid-19. Tuliskan apresiasi anda, naikkan di media sosial, ini akan menjadi imun bagi mereka. Harapan kami, para nakes selalu diberi kekuatan oleh Allah SWT dalam membantu masyarakat yang terpapar virus Covid-19,” seru Ahmad Shonhaji.

“Kemudian yang Kedua, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengambil posisi, baik secara moril maupun materiil,” sambungnya.

Akibatnya, Pemerintah Indonesia harus kembali memberlakukan Peraturan PPKM (Pemberlakuan Pengurangan Kegiatan Masyarakat) dari PPKM Darurat lalu diperpanjang menjadi PPKM Level 3-4.

Sementara, General Manager Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa dr. Yeni Purnamasari, MKM., menyatakan kepedulian tersebut diharapkan dapat menjadi energi serta semangat baru untuk terus meyakinkan para nakes, bahwa masarakat selalu ada untuk terus berjuang bersama mereka. Sesuai pepatah yang menyatakan, “As you grow older You will discover That you have two hands. One for helping yourself, and The other for helping others“

“Pada pagi ini Dompet Dhuafa mengajak kita untuk menyumbang empati kepada para nakes dalam penanganan Covid-19, maka itulah di sinilah kegiatan ini memiliki  posisi strategis yang sangat luar biasa. Dalam kesempatan ini secara umum, Saya berterimakasih kepada semua karena pada masa seperti ini masih mencintai dengan sesama. Organisasi profesi mau ngga mau kita harus siap dengan keadaan,” ucap dr. Yeni Purnamasari.

Konsep gerakan Surat untuk Nakes  adalah dengan menuliskan surat dalam format tulis tangan yang ditujukan kepada para nakes dengan berisikan ucapan pesan, doa, terima kasih, ataupun sekedar ucapan semangat kepada mereka yang sedang berjuang dan yang gugur dalam menangani pasien Covid-19.

Lalu, surat tersebut diposting di sosial media dengan tagar #LindungiNakes dan #SuratUntukNakes. Surat yang telah diunggah di sosial media tersebut dapat dikirimkan ke Markas Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, di Jl. Menjangan Raya No. 130, Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412.