BOGOR I LIPUTAN12 - Menanggapi terkait usulan atau pengajuan pengadaan mobil siaga desa yang pemberitaannya sempat heboh di berbagai media online dan menjadi sorotan publik, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Bogor H. Abdul Azis Anwar angkat bicara.
Menurutnya, hal itu baru sekedar usulan dikarenakan saat ini kebutuhan masyarakat akan mobil siaga amat penting untuk di desa-desa. Dan ini juga merupakan salah satu poin program kerja DPC APDESI kabupaten Bogor di tahun 2025-2026.
"Ini bentuknya baru sekedar mengusulkan. Ya, namanya bentuk usulan para kepala desa (Kades) terhadap pimpinan atas, sah-sah saja. Adapun diterima Alhamdulillah, karena ini untuk kepentingan masyarakat. Kalau pun tidak, pasti dalam kajian seluruhnya," kata Abdul Azis Anwar saat ditemui di Kantor Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede pada Minggu, 16 Februari 2025.
Tak Sekadar Tradisi, Festival Ketupat 2026 di Sumenep Bidik Wisatawan dan Kesejahteraan Warga
Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Cimanggis Kecamatan Bojonggede ini mengungkapkan, bahwa kami pun menyadari khususnya saya selaku Ketua APDESI ialah mengakomodir teman-teman, inikan bicara organisasi.
"Lalu, ya kita usulkan, dan pengusulannya pun kita belum lewat surat menyurat baru hanya lewat media siapa tau dengan adanya baca media nanti Bupati dan Wakil Bupati terpilih serta dinas mengetahui," ungkap Azis sapaan akrabnya.
Azis menegaskan, bahwa kami intinya tidak terlalu kaku, diterima atau tidaknya yang penting mengusulkan.
"Jadi perlu digarisbawahi, permohonan mobil siaga desa bukan mobil operasional kepala desa, bukan! karena per hari ini temen-temen kepala desa, Alhamdulillah punya semua mobil. Ini lebih kepada mobil pelayanan masyarakat untuk siaga desa," tegasnya.
Kemudian ia mencontohkan, bahwa satu desa kita sekarang inikan ribuan atau ratusan, entah penyakitnya apa dan yang lain-lain. Hari ini nunggu dulu karena belum pulang, akhirnya berjam-jam di perjalanan dan lain-lain. Nah, mobil siaga desa pun bisa digunakan untuk kepentingan antar besan pengantin, bisa digunakan hal-hal lain seperti pengajian dll, bisa kita gunakan.
"Jadi jelas bahwa APDESI, saya selaku ketua organisasi mengumpulkan usulan-usulan rekan-rekan. Ya, namanya bentuknya usulan diterima oleh pemerintahan atas selaku pimpinan kita Alhamdulillah, berarti menambah kembali mobil siaga untuk masyarakat. Apabila tidak ada anggarannya ya sudah tidak masalah yang penting ini bentuk pengusulan bukan semerta-merta ketua APDESI sendiri, ini bagian dari organisasi untuk kepentingan publik dan masyarakat," bebernya.

