SUMENEP | liputan12 - Ketua Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep, Sofwan Wahyudi, menegaskan komitmennya untuk terus menyerap tenaga kerja lokal dan membantu petani tembakau di ujung timur Pulau Garam, Madura. Pihaknya juga menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah, terutama dalam menekan angka kemiskinan,” ujarnya dalam forum group Discussion (FGD) yang digelar Forum Pimpinan Asosiasi Media Sumenep bersama Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep di Pendopo Keraton, Kamis (17/07/2025).
Menurutnya, industri rokok lokal memiliki potensi besar dalam penyerapan energi kerja masyarakat Sumenep, baik dari sisi produksi maupun distribusi. Ia menekankan bahwa stabilitas harga tembakau menjadi fokus paguyuban guna membantu meningkatkan kesejahteraan petani.
“Kami akan membantu menjaga harga tembakau agar tetap stabil dan menguntungkan bagi petani,” jelasnya.
Ketua paguyuban yang akrab disapa Udik DRT ini juga menyambut baik ajakan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, untuk memperkuat sinergi antara pengusaha rokok lokal dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan petani.
“Kami terbuka untuk saling berbagi pengalaman dan berkolaborasi demi kemajuan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, seorang petani tembakau asal Kecamatan Rubaru, Hasan (47), menyambut komitmen baik paguyuban pengusaha rokok dalam menjaga harga tembakau tetap stabil.
“Kami para petani berharap harga tembakau tetap stabil, apalagi setelah kami berjuang merawat tanaman di musim kemarau,” ujarnya.
Hasan menambahkan, dukungan dari pengusaha rokok lokal sangat membantu petani dalam menjaga semangat menanam tembakau sebagai salah satu penggerak ekonomi keluarga.