SUMENEP I liputan12 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep terus berupaya membangun kesadaran dan mendorong peran aktif masyarakat, khususnya pelaku usaha, dalam pengelolaan sampah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Sosialisasi Pengelolaan Sampah bagi pelaku usaha, terutama yang berlokasi di kawasan jalan protokol dan jalan umum pada jaringan jalan sekunder di Kecamatan Kota Sumenep.

Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Arif Susanto, mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya peran aktif mereka dalam menciptakan daerah yang bersih dan berkelanjutan.

“Pelaku usaha merupakan salah satu penghasil sampah yang cukup signifikan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap mereka mampu mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” ujar Arif Susanto saat sosialisasi di Kelurahan Pajagalan, Senin (28/4/2025).

Menurutnya, wilayah Kabupaten Sumenep, termasuk Kecamatan Kota, perlu dijaga agar tetap bersih dari sampah untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan lestari. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat diperlukan dalam mengelola sampah secara terpadu.

“Masyarakat dan pelaku usaha memiliki peran penting dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor, seperti restoran, perdagangan, dan industri kecil menengah, mengikuti sosialisasi dengan antusias dan menunjukkan komitmen untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

Arif menegaskan, DLH tidak bisa mengatasi masalah sampah sendirian. Semua pihak, termasuk sektor usaha, harus terlibat aktif dalam mendukung keberhasilan program kebersihan lingkungan.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat mempercepat terwujudnya lingkungan bersih, sehat, dan lestari di Kabupaten Sumenep.