BOGOR | LIPUTAN12 – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, mewakili Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Pangdam III/Silwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, beserta Bupati Bogor Ade Yasin, meninjau langsung program kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid-19 dosis pertama, yang digelar di Kampus pusat pengembangan SDM aparatur perhubungan (PPSDMAP) di Semplak, Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (7/8/2021).

Serbuan Vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan atas kerjasama antara Kemenhub dan TNI AD ini, akan berlangsung selama dua hari, yaitu mulai hari Sabtu, 7 Agustus sampai 8 Agustus 2021, dengan target vaksinasi 5000 orang (2500 orang per hari), yang menyasar masyarakat daerah sekitar kabupaten Bogor berusia 12 tahun ke atas. Pada kegiatan ini sejumlah tenaga kesehatan (nakes) dari TNI AD, Kemenhub, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dikerahkan.

Menhub Budi Karya Sumadi sangat mengapresiasi kolaborasi yang baik untuk mensukseskan program vaksinasi ini. Menurutnya, dengan kebersamaan ini akan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan membuat masyarakat makin percaya untuk divaksin.

“Bapak Presiden menginstruksikan kepada kami untuk secara proaktif melakukan kegiatan mendukung vaksinasi. Dan ini kami lakukan secara intensif beberapa tempat seperti di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kampus PPI Curug, dan hari ini di Bogor,” kata Budi Karya Sumadi.

“Bogor dengan penduduk lebih dari 5 juta menjadi salah satu sasaran vaksinasi. Kita harus mengejar Jakarta yang sudah 60% lebih yang telah divaksin dosis pertama, supaya Jabodetabek memiliki herd immunity yang semakin baik,” jelas Menhub.

Sementara itu, Pangdam III/Silwangi mengatakan, untuk segera mengatasi pandemi Covid-19 harus dilakukan secara bersama-sama. Program serbuan vaksinasi ini diharapkan semakin mempercepat dan meningkatkan jumlah masyarakat yang berpartisipasi untuk vaksinasi, sehingga mempercepat herd immunity.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi. Hal ini dilakukan demi mencapai kekebalan komunal atau herd immunity, yang diharapkan dapat kembali memulihkan dan menggerakan kegiatan ekonomi,” kata Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Dalam upaya mempercepat program vaksinasinasional, Kemenhub bekerjasama dengan Kementerian BUMN, PT Pelni dan sejumlah Pemerintah Daerah, juga tengah menyiapkan sejumlah kapal untuk digunakan sebagai tempat isolasi terapung.

“Kemenhub bersama PT Pelni dan Pemkot Makassar telah mengoperasikan isolasi terpusat apung di atas kapal Pelni di Makassar. Saat ini kami tengah mempersiapkan hal yang sama di beberapa kota di Bitung, Padang, Medan, Palembang, Lampung dan Balikpapan. Kami berharap isolasi terapung di kapal ini dapat membantu mengatasi permasalahan keterbatasan ruang perawatan di rumah sakit,” ungkap Menhub.