SEMARANG, JATENG | LIPUTAN12 – Di tengah berbagai upaya menanggulangi pandemi Covid-19, pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mendapatkan bantuan untuk penanganan pandemi. Bantuan tersebut salah satunya datang dari Dompet Dhuafa.

Dompet Dhuafa menyalaurkan bantuan 100 tabung oksigen, 50 ton beras, 20.000 kaleng daging kemasan, dan 150 paket nutrisi untuk tenaga kesehatan (nakes) dan petugas pemakaman di provinsi Jawa Tengah.

Bantuan-bantuan itu diterima secara langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di loby kantornya, Kamis (12/8/2021).

Mewakili masyarakat Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu penanganan Covid-19 di Jateng.

“Orang baik datang kembali. Hari ini ada yang nyumbang masker, ada yang membagi sembako, gas dan lainnya. Hari ini Dompet Dhuafa. Saya mengucapkan banyak terima kasih dan semoga bermanfaat,” ucapnya.

Lanjut Ganjar, bantuan-bantuan itu sangat penting untuk mengisi ruang kosong yang tidak terjamah oleh pemerintah pusat. Jika ada masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan, maka bantuan dari kelompok masyarakat dan perusahaan ini bisa diberikan.

“Saya haqul yakin bahwa di Indonesia ini banyak orang baik. Maka di tengah situasi sulit ini, orang baik datang dan membantu. Ayo kita bersama-sama membantu saudara sebangsa,” ajak Ganjar Pranowo.

Tak hanya menerima bantuan, Ganjar mengatakan sudah bicara dengan Dompet Dhuafa untuk mengembangkan kerja sama lainnya. Di antaranya pengolahan sumber daya yang ada di masing-masing daerah.

“Umpama bantuan beras ini, ternyata ada 1.000 hektare lahan dari petani yang dibina. Maka berasnya dikelola sejak produksi sampai hasil akhir dibagikan. Ada juga pengalengan daging makanan, itu bagus sekali. Maka kita kerja sama untuk ke depan, potensi apa yang bisa dikembangkan. Nanti Baznas saya minta ikut terlibat,” pungkasnya.