SUMENEP I LIPUTAN12 - Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan langkah-langkah strategi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Untuk pertama kalinya di Pulau Madura, fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hadir di kawasan publik dan resmi mulai beroperasi di kawasan Taman Adipura sisi timur, Sabtu (21/6/2026).
Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung program nasional menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
Peresmian SPKLU dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama jajaran PT PLN dalam rangkaian kegiatan Madura EV Day 2026.
Acara tersebut juga diisi berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari senam bersama, kegiatan sosial santunan anak yatim, hingga konvoi kendaraan listrik yang melibatkan komunitas pengguna kendaraan listrik.
Dengan beroperasinya SPKLU tersebut, Sumenep menjadi kabupaten pertama di Madura yang menyediakan fasilitas pengisian kendaraan listrik berbasis baterai di ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pembangunan SPKLU bukan hanya tentang menghadirkan fasilitas teknologi baru, tetapi menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah daerah dalam menyiapkan perubahan pola transportasi masa depan.
“Perkembangan kendaraan listrik tidak bisa dihindari. Pemerintah daerah harus hadir untuk memastikan masyarakat mendapatkan dukungan infrastruktur yang memadai ketika perubahan itu terjadi,” ujar Bupati Fauzi.
Menurutnya, kebijakan menghadirkan SPKLU di ruang publik merupakan bentuk keselarasan antara program daerah dan kebijakan pemerintah pusat dalam percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.
“Kami ingin Sumenep menjadi daerah yang terbuka terhadap inovasi. Kendaraan listrik tidak hanya berbicara soal teknologi, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menjaga kualitas lingkungan dengan mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil,” katanya.

