BOGOR I LIPUTAN12 - Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik, dengan melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah. Salah satunya dengan mengunjungi SD Negeri 05 Lulut, Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Senin, 27 Juli 2026.

Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari program Kami Mendengar, yang menjadi wadah Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan berbagai program prioritas pemerintah terlaksana secara optimal.

Tidak hanya meninjau kondisi sarana dan prasarana sekolah, Bupati Bogor juga berdialog langsung dengan para siswa mengenai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Rudy, masukan dari para siswa menjadi bagian penting dalam evaluasi program karena mereka merupakan penerima manfaat secara langsung.

"Kami juga memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik. Tadi kami mendengar langsung dari para siswa bahwa mereka berharap program MBG terus dilaksanakan. Anak-anak menyampaikan pendapat mereka dengan jujur dan apa adanya," ujar Rudy Susmanto.

"Ketika kami bertanya tanpa memberikan arahan apa pun, mereka menjawab sesuai dengan apa yang mereka rasakan," lanjutnya.

Rudy menjelaskan, kunjungan ke sekolah dilakukan secara langsung agar pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan program di lapangan. Sebelum memasuki masa libur sekolah, Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan kunjungan serentak ke lebih dari 100 sekolah untuk melihat berbagai kondisi, mulai dari pelaksanaan program pemerintah hingga kebutuhan infrastruktur pendidikan.

Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia serta memiliki jumlah SD dan SMP negeri yang sangat besar. Rudy menilai, pembangunan sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas.

"Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk terbesar di Indonesia dan jumlah SD serta SMP negeri yang sangat banyak. Karena itu, ketika kita ingin mempercepat pembangunan sumber daya manusia, kita harus melihat langsung kondisi yang sebenarnya di lapangan," jelasnya.