SUMENEP I liputan12 - Komitmen BPRS Bhakti Sumekar untuk menjadi motor penggerak keuangan syariah di daerah kembali terbukti.
Lembaga keuangan milik daerah itu resmi menjalin kerja sama strategi dengan Bank Muamalat Indonesia, guna memperkuat layanan digital dan memperluas ekosistem keuangan syariah di Sumenep dan sekitarnya.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak yang digelar Rabu (22/10/2025), disaksikan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Kolaborasi ini menandai langkah maju bagi perbankan syariah daerah yang terus beradaptasi dengan dinamika digitalisasi keuangan.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih modern, efisien, dan tetap berlandaskan prinsip syariah.
“Kerja sama ini bukan sekadar penguatan sistem digital, tetapi bagian dari upaya memperluas akses keuangan syariah bagi masyarakat Sumenep,” ujarnha kepada Media liputan12, Kamis (23/10/2025).
Melalui kolaborasi ini, BPRS Bhakti Sumekar dan Bank Muamalat menghadirkan dua inovasi utama: QRIS Virtual Account (VA) dan Debit Co-Branding Visa. Kedua layanan tersebut akan memberi kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi, baik di dalam maupun luar negeri.
Dengan fitur QRIS Virtual Account, nasabah BPRS dapat melakukan pembayaran real-time melalui berbagai aplikasi seperti GoPay, LinkAja, hingga layanan mobile banking bank lain, tanpa harus membuka rekening baru di Bank Muamalat.
Sementara nasabah kartu Debit Co-Branding Visa memungkinkan BPRS bertransaksi di jaringan ATM global, memperluas jangkauan layanan syariah hingga ke tingkat internasional.
“Ini adalah lompatan penting bagi BPRS Bhakti Sumekar. Kami ingin layanan syariah tidak hanya dikenal sebagai sistem keuangan yang aman dan halal, tetapi juga modern dan setara dengan bank besar lainnya,” terangnya.