JAKARTA I LIPUTAN12 - Di tengah duka yang merudung para korban bencana banjir yang menenggelamkan hampir seluruh Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada Selasa, 4 Maret 2025 kemarin, ada pemandangan yang cukup menarik perhatian. 

Pemandangan itu adalah momen saat Dirut PLN Darmawan Prasodjo turun langsung ke tengah lokasi banjir yang merendam Perumahan Nasional 1 Kayuringin Jaya, Bekasi. 

Bahkan di tengah banjir, pria yang akrab disapa Darmo itu rela terjun dan ikut nyemplung ke tengah banjir berkedalaman lebih dari satu meter, untuk ikut mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir yang sudah menenggelamkan permukiman. 

Aksi heroik Darmo yang terekam dan beredar luas dalam bentuk video dan foto itu pun mendadak viral. Apalagi pihak Kehumasan PLN turut mengemasnya dalam bentuk rilis berita yang disebar ke media-mainstream mitra PLN.

Namun aksi heroik yang dilakukan Darmo agak kontras dengan kasus dugaan korupsi yang kini tengah mengguncang PT PLN (Persero). Apalagi Darmo yang sebelumnya bungkam ketika dikonfirmasi terkait kasus tersebut, justru muncul dan jadi sorotan ketika melakukan aksi heroik yang setiap momennya direkam secara apik.

Seperti dikutip dari Tempo.co, Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tengah menyelidiki dugaan korupsi di PT Perusahaan Listrik Negara Persero (PLN). 

Wakil Kepala Kortastipidkor Polri Brigjen Arief Adiharsa mengonfirmasi bahwa pengusutan kasus masih tahap awal.

“Masih tahap penyelidikan ya,” kata Arief kepada Tempo saat dihubungi Selasa, 4 Maret 2025. Respons tersebut menjawab soal pemeriksaan pejabat PLN Pusat yang dipanggil oleh Kortastipidkor Polri pada Senin, 3 Februari untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan informasi yang diterima, polisi mengusut tiga dugaan kasus korupsi yang melibatkan perusahaan listrik pelat merah itu. Namun, Arief belum bersedia mengungkapkan lebih jauh mengenai konstruksi dugaan tindak pidana korupsi, maupun pihak-pihak yang telah dimintai keterangan.