LIPUTAN12.ID|KOTA BOGOR – Pandemi Virus Corona (Covid-19), tidak menyurutkan naluri ‘tempur’ remaja di Kota Bogor. Terlebih saat ini sedang Ramadan. Pada Rabu (29/4) pukul 03.00 WIB, tawuran pecah hingga menewaskan remaja 15 tahun.
Dikutip liputan12.id dari laman instagram halobogor.id, tawuran tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, saat sebagian warga Kota Hujan sedang melakukan santap sahur.
“Kejadiannya tadi di Tegallega. Ada dua korban. Satu meninggal dunia dan satu luka sudah sudah dilarikan ke rumah sakit (PMI),” kata Kapolresta Bogor Kota, Komisaris Besar Polisi Hendri Fiuser.
Hendri menjelaskan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi usai tawuran tersebut. Sebab sebelum tawuran, para remaja ini sempat membuat janji lewat media sosial.
“Anggota masih melakukan pengejaran. Informasinya mereka janjian dulu lewat medsos sebelum tawuran. Melihat usia mereka rata-rata 16 tahun, bisa dikategorikan pelajar,” ungkap Hendri.
Untuk mencegah hal serupa, Polresta Bogor Kota akan meningkatkan patroli, meski saat ini mereka tengah bertugas dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
“Kami akan tingkatkan lagi patroli. Khususnya di kawasan Bogor Tengah. Ini kejadiannya jelang sahur kan. Patroli kita tingkatkan di wilayah yang berpotensi twuran pelajar,” tegasnya.
Informasi yang dihimpun, awalnya para remaja ini melakukan ‘perang’ sarung dini hari tadi. Namun, dikabarkan ada salah satu remaja membawa senjata tajam jenis celurit, hingga jatuhnya korban jiwa tidak terelakkan. **
Redaksi

