JAKARTA – Gejolak internal di organisasi profesi Ikatan Wartawan Online (IWO) semaakin menunjukkan intensitas yang cenderung memanas hingga saling sikut menyikut gegara Ketua Umum PP IWO Demisioner periode 2017-2022, Jodhi Yudono, tidak progresif.
Ketua PW Sulawesi Selatan, Zulkifli Thahir menjelaskan, hal tersebut diawali dengan tidak adanya progres dari Pengurus Pusat IWO Transisi yang di nakhodai Ketua Umum PP IWO Demisioner periode 2017-2022, Jodhi Yudono.
“Kita pengurus IWO di daerah ini menilai ketua Umum Transisi tidak mampu menjalankan amanah Mubes II Tanggerang salah satunya yakni menyelenggarakan Musyawarah Bersama (Mubes) II IWO lanjutan sesuai instruksi dari Steering Comittee (SC), Dewan Pendiri dan Peserta Mubes II IWO yang dituangkan dalam Surat Maklumat Maklumat Nomor 01/SMAK/MUBES-II/IWO/PP/XII/2022 diterbitkan di Jakarta pada tanggal 17 Desember 2022,” ujarnya, Selasa (4/7/2023)
Diketahui sebelumnya jelas Zulkifli Thahir, Mubes II IWO yang dihelat pada 2-3 Desember 2022 Kota Tangerang, Provinsi Banten yang mengalami deadlock pada sidang pleno V sehingga SC sebagai pengarah acara mengambil alih dokumen serta berkas persidangan berikut palu sidang dari pimpinan sidang tetap Mubes II WO kemudian menetapkan dan menyatakan Mubes II IWO deadlock serta akan dilanjutkan 6 bulan kedepan paling lama 1 tahun oleh PP IWO Transisi yang ditunjuk.
“Akibat dari itu, agar polemik tidak berkepanjangan dan saling menyalahkan satu sama lain, beberapa Pengurus Wilayah (PW) IWO se Indonesia memberi masukan dan bersepakat mengeluarkan pernyataan sikap dengan mengangkat salah satu pendiri IWO yakni Ade Mulyana untuk menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum Pengurus Pusat IWO menggantikan Jodhi Yudono dengan tugas utama yakni menyelenggarakan Mubes II IWO lanjutan dengan segera,” jelas yang juga ketua SC Mubes II Tanggerang itu.
Hal senada juga di sampaikan ketua PW IWO Sumut, Yudhistira yang mengatakan, pengangkatan Ade Mulyana sebagai Plt Ketua Umum PP IWO dinilai sebagai angin segar ditengah kisruh akibat ulah segelintir orang yang tidak memahami konstitusi dalam menjalankan roda organisasi.
Apalagi, kata Dia, Ade Mulyana yang merupakan salah seorang pendiri IWO tentu integritasnya dalam membesarkan organisasi yang diinisasinya 10 tahun lalu tidak perlu diragukan lagi.
“Sebagai ketua PW IWO Sumut dan juga sebagai anggota SC Mubes II Tangerang, harapan kami Ade Mulyana bisa menegakkan kebenaran dan mengembalikan marwah IWO sesuai koridornya sehingga organisasi ini kembali on the track dan bisa membersihkan IWO dari orang-orang yang berpikiri picik, hanya menjadikan organisasi ini lahan untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan kelompoknya,” ungkapnya, saat dikonfirmasi terpisah.
Tak hanya itu, pernyataan sikap juga datang dari salah satu anggota SC Mubes II Tanggerang yang juga sebagai pendiri IWO di Provinsi Sumatera Selatan, Sonny Kushardian yang menyambut baik pengangkatan Ade Mulyana sebagai Plt Ketum PP IWO dan merupakan semangat baru bagi organisasi ini untuk melaksanakan PR besar yakni menggelar Mubes II IWO lanjutan setelah Mubes II di Tangerang mengalami deadlock.