Buka Perhelatan Seni Pencak Silat, Bupati Bogor Didaulat Menjadi Pendekar Wanita

0
56

LIPUTAN12.ID|BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin membuka perhelatan seni pencak silat yang diadakan oleh berbagai Perguruan Silat dari wilayah Kabupaten Bogor, di Villa Mandiri Komplek Dramaga Pratama Ciampea, Sabtu (28/12/2019).

Perhelatan seni pencak silat yang diikuti ratusan peserta tersebut, mengangkat tema “Pasanggiri Pencak Silat Indah Antar Perguruan Se-Kabupaten Bogor”.

Bupati Bogor dalam kesempatan tersebut menyampaikan, selain olahraga dan gerakan beladiri, Pencak Silat merupakan budaya asli Indonesia.

“Alhamdulillah pencak silat ini ‘moal diaku ku batur’ (tak akan diakui orang asing) apalagi telah diakui UNESCO, menjadikan pencak silat menjadi warisan tak benda,” ujar Ade Yasin.

Ia pun menambahkan, semakin banyak peluang pencak silat menjadi kebanggaan nasional maupun internasional. Alhamdulillah juga kita telah membangun padepokan pencak silat di Caringin. Silat adalah gabungan olahraga dan seni.

“Insya Allah Budaya pencak silat ini kalo di bogor tidak akan hilang dan tidak akan punah karena dijaga sama Bupati nya,” ujarnya, disambut tepuk tangan para hadirin.

Sementara Ketua Penyelenggara Pasanggiri, Abah Soleh Permana menyampaikan, kegiatan ini berlangsung tiga hari dimulai pada tanggal 27 Desember hingga 29 Desember.

“Dilaksanakannya kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat potensi dan kualitas para pesilat-pesilat yang akhirnya akan menjadi kebanggaan Kabupaten Bogor Jawa Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya.

“Lebih dari 200 peserta ikut dalam festival ini yang terdiri dari anak usia tujuh tahun hingga remaja usia 17 tahun,” jelasnya.

Musisi dan budayawan Ully Sigar Rusady mengapresiasi acara Pasanggiri Pencaksilat ini. Menurutnya, setelah Unesco menetapkan Pencak silat sebagai warisan tak benda, kita harus menjaga dan melestarikannya. Untuk semua para pendekar pendekar yang hadir mewaspadai penghancuran budaya, pengkaburan silsilah dan pemutusan silaturahmi jangan sampai terjadi.

“Dari itu dari 7 agenda saya memilih hadir di Bogor karena cinta kepada warga Bogor terlebih cinta kepada ibu Bupatinya yang telah mengapresiasi banyak budaya,” ujarnya.

Pada acara yang ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 5 kali oleh Bupati Bogor yang mencirikan Panca karsa ini, Bupati juga dianugerahi Pakaian Pendekar lengkap dengan sabuk hijau dan sebuah senjata golok. Dan menandatangani mendukung pencaksilat dijadikan sebagai hari nasional oleh pemerintah pusat.

Acara dihadiri pula Camat Ciampea, Danramil, Kapolsek Ciampea dan para tokoh yang turut serta menandatangani pencanangan akan Hari Pencak Silat Nasional. (IWO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here