Warga Keluhkan Pengerjaan Pengaspalan Jalan di Desa Pandiyangan Sampang Terkesan Asal Jadi

0
45

SAMPANG | LIPUTAN12 – Dugaan adanya penyimpangan terhadap proyek yang diajukan melalui masyarakat, atau yang saat ini ngetrend dengan nama Kelompok Masyarakat (Pokmas) tepatnya di Desa Pandiyangan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur dikeluhkan warga masyarakat setempat.

Pasalnya, proyek pengaspalan jalan desa (lapen) yang menghubungkan antar Desa di Desa Pandiyangan itu baru saja selesai beberapa hari yang lalu, namun kegiatan pengaspalan jalan tersebut terkesan asal jadi dan tidak jelas siapa pemiliknya.

Ketika dilakukan investigasi ke lapangan, ada prasasti menunjukkan bahwa pekerjaan itu adalah Pokmas Berjaya yang baru saja selesai, dan menurut prasasti, Pokmas tersebut bersumber dari dana hibah Provinsi Jawa Timur tahun 2020.

Menurut warga setempat S (inisial) mengungkapkan bahwa pekerjaan pengaspalan itu baru saja selesai dikerjakan beberapa hari yang lalu, namun pekerjaan tersebut diperkirakan tidak akan bertahan lama karena kualitasnya jelek.

“Pekerjaan ini baru saja selesai, namun kalau dilihat dari pekerjaannya ini, saya khawatir tidak akan bertahan lama, sebab kualitasnya jelek dan terkesan asal jadi,” ungkap warga yang enggan sebutkan namanya, Rabu (17/02/2021).

Ditambahkannya, masyarakat juga mempunyai hak untuk mengontrol kegiatan yang terkesan asal jadi atau asal selesai, apalagi pengajuannya juga berangkat dari masyarakat, seperti Pokmas.

“Sebenarnya ini merupakan akses jalan yang menghubungkan antar desa, namun setidaknya juga sama-sama menjaga kualitas, jangan di kerjakan asal-asalan dan asal jadi,” jelasnya.

Penulis     : Rara/Kachonk
Redaktur  : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here