Inspektorat Kepsul Ditengarai Melindungi Kades dan Mantan Bendes Capalulu

0
54

Rais Umaternate, perwakilan masyarakat desa Capalulu, kecamatan Mangole Tengah, kabupaten Kepulauan Sula. (foto: Lutpi Teapon/Liputan12.id)

LIPUTAN12.ID|KEPSUL – Masyarakat Desa Capalulu, Kecamatan Mangole Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara, menduga Inspektorat mencoba melindungi Kapala Desa (Kades) Capalulu M. Ali Masangaji dan mantan Bendahara Desa (Bendes) Aswad Sangaji.

Masyarakat menilai, Inspektorat tidak ada upaya untuk memulangkan mantan Bendes Aswad Sangaji, yang saat ini berada di Kota Ternate, dan menghambat proses pemeriksaan dirinya bersama Kades M. Ali atas dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016-2018 di Inspektorat Kepulauan Sula.

“Inspektorat tidak ada upaya untuk pulangkan Aswad dari Ternate ke Sanana, padahal jelas jelas Aswad sengaja menghambat proses pemeriksaan di Inspektorat Kepulauan Sula. Mestinya, Inspektorat meminta bantuan Polisi untuk kase pulang mantan Bendes,” kata salah satu perwakilan masyarakat Capalulu, Rais Umaternate kepada awak media, Minggu (29/12/19).

Rais menilai, dua orang perwakilan inspektorat ke Kota Ternate untuk periksa Aswad di Kota tersebut patut dipertanyakan, sebab, setibanya mereka di Ternate tidak ada pemeriksaan terhadap Aswad, malah Inspektorat meminta Aswad kembali ke Sanana untuk dilakukan pemeriksaan di Kantor Inspektorat.

“Saya sebagai warga masyarakat desa Capalulu mempertanyakan keberangkatan dua orang perwakilan Inspektorat menemui Aswad di Ternate. Sebab, tujuan mereka untuk periksa Aswad di Ternate, ternyata sampai di Ternate Aswad tidak diperiksa malah disuruh kembali ke Sanana, ini ada apa??,” tanya Isto sapaan akrab Rais Umaternate.

“Pihaknya sudah mengetahui besaran nilai temuan sementara yang hampir mencapai miliran rupiah. Oleh sebab itu, dirinya memastikan dalam waktu dekat ratusan masyarakat Capalulu bakal ke kantor Inspektorat apabila inspektorat mencoba menghambat laporan masyarakat ke Polres Kepulauan Sula,” pungkas Rais.

Reporter: Lutfi Teapon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here