From No…! Function to be Function

0
30
Penulis: Yazidil Bustomi, Kanit Satpol PP Kecamatan Kemang (Dok. Igon/liputan12).

BOGOR | LIPUTAN12 – Jawabannya adalah Penanganan Covid-19 Berskala Mikro, karena semua unsur dalam struktur Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Berskala Mikro dilibatkan dari mulai unsur Aparatur, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda.

Pertanyaannya, kenapa hal ini harus dilibatkan dan diberdayakan dalanm Pencegahan Berskala Mikro? jawabannya adalah bahwa dalam masyarakat kita tidak semua masyarakat kita mau menerima pesan bahasa secara seragam tapi beragam. Oleh karena itu ada bahasa agama yang bisa dimengerti dan dipatuhi oleh sebagian masyarakat kita.

Maka, tentunya para Tokoh Agama lah yang berfungsi menyampaikannya, adapula pesan bahasa yang bisa ditangkap oleh kalangan milenial maka Tokoh Pemuda yang difungsikan sebagai jubirnya itu semua dalam Struktur Satgas Covid-19 PSBB Berskala Mikro dalam rangka pemberdayaan terhadap semua fungsi di masyarakat kita dalam sehingga muncullah girroh (semangat) yang berangkat dari Kepedulian dan Kesalehan Individu lalu terejawantahkan menjadi Kesalehan Sosial, itulah ciri-ciri Ketaqwaan yang sesungguhnya sebagai cerminan aplikasi puasa kita selama satu bulan penuh kita sekolah di Campus Ramadhan.

Pemerintah Kecamatan Kemang melalui Kanit Pol PP sudah melakukan Giat Sosialisasi Pembentukan Satgas per RT/RW di semua Desa/Kelurahan Se Kec Kemang, Struktur Satgas Covid-19 Berskala Mikro tersebut melibatkan para Ketua RT, RW, Tomas, Toga, Tokoh Pemuda sebagai perangkat yang lebih dekat dengan warganya, karena warga adalah sebagai User Utama. Bahkan kita sudah tegaskan kepada setiap Satgas di setiap RT untuk memfungsikan Posko Covid-19 yang telah terbentuk di setiap ke RT an.

Pertanyaannya, lalu anehnya mana Aplikasi Gerakan Satgas yang notabene telah terbentuk di tiap Desa-RT yang melibatkan semua unsur di saat melihat fenomena yang terjadi di masyarakatnya sendiri, contohnya kerumunan dsb, yang katanya sudah dibentuk.

Karena yang dibutuhkan sekarang adalah semua personal harus melahirkan kepedulian yang berangkat dari individunya masing-masing, inilah Ruh Kesalehan Sosial yang dicita-citakan dalam Misi Kabupaten Bogor Periode Ade Yasin.

Kesalehan Sosial adalah adanya Rasa Peduli dalam setiap Individu dan Mampu Merasakan Apa yang dirasakan oleh orang lain, itulah Ruh Kesalehan Sosial.

Redaktur   : Lekat Azadi
Copyright© 2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here