Diduga Terjadi Kecurangan dalam Pengerjaan Mega Proyek Pedestrian Jalan Senilai Rp63 Miliar

0
53

BOGOR | LIPUTAN12 – Mega proyek pembangunan jalur pedestrian jalan Tegar Beriman (Cibinong-Bojonggede) yang rincian kegiatannya, seperti pemasangan box culvert, dinding penahan tebing (DPT), serta pembongkaran kanstin dan dipasang kembali dengan yang baru, diduga telah terjadi kecurangan dalam pengerjaannya.

Pasalnya, dari pantauan awak media di lapangan, pada Kamis (26/8), terungkap pondasi untuk pekerjaan di kegiatan dinding penahan tanah tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB), dan hal ini berpotensi merugikan negara. Pekerjaan badan pasangan hanya menempel di atas tanah, hal ini diduga sudah mengurangi volume kubikasi yang tertera pada RAB.

Sebagaimana diketahui, pondasi merupakan struktur penting dalam pembangunan infrastruktur yang berfungsi menahan beban yang berdiri di atasnya, dan badan pasangan batu belah seharusnya berdiri di atas pondasi bukan di atas tanah seperti terlihat dalam gambar.

Pekerjaan dengan anggaran puluhan miliar yang lokasi pengerjaannya di kawasan komplek Pemkab Bogor, pihak kontraktor seakan-akan tidak perduli terhadap semua pemangku kebijakan di jajaran pemerintahan setempat, dan terlalu berani.

Kasnan selaku humas/pimpinan pelaksana pada kegiatan tersebut ketika dikonfirmasi awak media, pada Minggu (29/8) terkait pondasi dan tekhnis pengerjaan badan pasangan batu belah, hanya mengirimkan potongan gambar rencana, dengan penjelasan “oh foto memang sedang berproses pak, belum selesai.

Untuk diketahui, mega proyek pembangunan jalur pedestrian jalan Tegar Beriman (Cibinong-Bojonggede) menelan anggaran sebesar Rp63.855.000.000,- (Enam puluh tiga miliar delapan ratus lima puluh lima juta rupiah) yang dananya bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.

Dan bertindak sebagai penyedia jasa, yakni PT. Hutomo Mandala Sepuluh Sebelas, dengan konsultan pengawas PT. Bennanto Jasindo, dengan masa pelaksanaan 172 (seratus tujuh puluh dua) hari kalender, dengan SPMK/DPUPR tanggal 09 Juli 2021.

(Hingga berita ini diturunkan, awak media masih akan dan terus melakukan upaya verifikasi lebih lanjut ke pihak terkait). **

Redaktur     : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here