Alamat Pemenang Pengadaan Bahan Material Pemasangan Bronjong Pada UPT Wilayah V Diduga Fiktif

0
44
Keberadaan tempat yang dinyatakan sebagai alamat perusahaan pemenang pengadaan bahan material pemasangan bronjong di jalan Kahrekel - Kampung Babakan Sirna, Kecamatan Leuwiliang pada unit pelaksana teknis (UPT) wilayah V yang ternyata didapati sebagai tempat kegiatan home industri.

BOGOR | LIPUTAN12 – Alamat pemenang pengadaan bahan material pemasangan bronjong di jalan Kahrekel – Kampung Babakan Sirna, Kecamatan Leuwiliang pada unit pelaksana teknis (UPT) wilayah V yang bersumber dari dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bogor TA 2021 diduga fiktif.

Pasalnya, alamat yang tertera pada situs layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Kabupaten Bogor, berbanding terbalik dengan apa yang ditemukan.

Fakta di lapangan terungkap, saat awak media menelusuri keberadaan perusahaan tersebut yang terletak di  RT 01/RW 07 Laladon Gede, Kecamatan Ciomas pada Sabtu (28/8/2021), yang didapati adalah tempat kegiatan home industri.

Yana selaku Ketua RT setempat mengatakan bahwa dulu pernah ada CV tapi tidak pernah lapor dan juga jarang ada orang.

“CV tersebut hanya ngontrak tahun kemarin. Sekarang sudah diisi oleh pekerja kulit atau home industri,” kata Yana.

Sementara, Kepala UPT jalan dan jembatan wilayah V, Eko Sulistianto saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp perihal alamat tersebut, ia menjelaskan itu pengadaan bahan yang ada di bidang pemeliharaan dan programnya ada di bidang tersebut.

“Kalau mau lebih jelas kordinasi ya dengan bidang yang bersangkutan, kami hanya menerima pengiriman bahan dari penyedia yang mendapatkan pengadaan tersebut,” katanya.

Lanjut Eko, itu bukan proyek regular, tapi pengadaan bronjong untuk mengantisipasi jalan yang kritis.

Saat disinggung soal papan informasi kegiatan, Eko mengatakan, itu bukan proyek Pak, tetapi itu pengadaan bahan program pemeliharan. Dan dalam melaksanakanya seperti halnya pemeliharaan jalan.

“Memang tidak ada papan kegiatannya, hanya sebatas pemberitahuan peringatan atau rambu atau tanda, sedang ada pekerjaan saja,” kata Eko.

(Hingga berita ini diturunkan awak media liputan12 masih terus berupaya melakukan verifikasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait). **

Redaktur    : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here