Polres Sampang Gagalkan Pengiriman 1,2 Kilogram Sabu dalam Kemasan Sabun Lifebuoy

0
81

SUMENEP|LIPUTAN12 – Satuan Reserse Narkoba Polres Sampang Polda Jatim berhasil menggagalkan peredaran narkoba dengan total barang bukti sebanyak 1,2 kilogram sabu.

Tersangka diketahui bernama Alfandi Ramadani (23) tahun, warga Kelurahan Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz dalam keterangannya mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memerangi peredaran narkotika di wilayah hukum Kabupaten Sampang. Kali ini tim Satnarkoba berhasil menggagalkan transaksi narkoba dengan menangkap kurir sabu-sabu lintas provinsi.

“Kami berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu tersebut dari hasil pengembangan kasus yang telah didalami sebelumnya,” ujar AKBP Abdul Hafidz saat konferensi pers dengan awak media, Rabu (6/1/2021).

Dikatakannya, berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka Alfandi Ramadani mendapatkan barang haram tersebut dari Surabaya setelah mendapat kiriman dari Malaysia. Kemudian tersangka membawanya ke Solo sebelum diedarkan ke pulau Madura saat menjelang pergantian tahun 2021.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus sebelumnya, anggota kami mendapat informasi ada pengiriman paket Narkoba jenis sabu-sabu melalui kargo dengan tujuan Surabaya. Kemudian anggota tak mau kehilangan buruannya sehingga melacak sampai ke Jawa Tengah dan berhasil mengaman paket kiriman barang haram itu seberat 1.209.36 gram,” jelas AKBP Abdul Hafidz.

Perwira dengan dua melati emas dipundaknya itu memaparkan, anggota mencoba melakukan penyelidikan siapa yang dituju pemilik barang tersebut. Setelah dilakukan penelusuran pengembangan ternyata barang itu mengarah kepada tersangka Alfandi Ramadani.

“Kami berhasil mengamankan tersangka Alfandi Ramadani di Kecamatan Sokabanah. Memang dia asal Jawa Tengah tetapi mempunyai kerabat di Sokobanah,” paparnya.

Kapolres menambahkan, menurut laporan yang sudah ada, pelaku juga membungkus barang haram tersebut ke dalam kemasan sabun Lifebuoy. Rencananya untuk dijual ke pulau jawa karena dianggap harganya lebih mahal dibanding di pulau Madura.

“Sabu-sabu itu dimasukkan ke dalam kemasan sabun Lifebuoy, ada 10 bungkus kemasan dengan masing-masing berat kisaran 20 gram,” pungkasnya.

Diketahui dari tangan tersangka petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti sabu sabu yang sudah siap edar yang dikemas dalam bungkus sabun, terdiri dari beberapa bungkusan masing-masing seberat 76.59 gram, 78, 35 gram, 79,08 gram, 70,90 gram, 75,41 gram, 81.00 gram, 80,22 gram, 75,45 gram, 80,66 gram, 73,45 gram, 77,90 gram, 40,78 gram, 79,53 gram, 80,13 gram, 81,81 gram, 78,10 gram dengan berat total 1.209,36 gram.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda hingga sebesar Rp 10 miliar.

Reporter : Rara/Kachonk
Redaktur : Broolek
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here