Rekapitulasi KPU Sumenep Tuntas, Paslon Bismillah Melayani Raup Suara Terbanyak di Pilkada 2020

0
26

Foto: Paslon 01 Achmad Fauzi-Hj. Dewi Khalifah Pemenang Pilkada Sumenep dengan meraih 319.876 suara (51,9) persen dari suara sah (dok. Kachonk/liputan12)

SUMENEP|LIPUTAN12 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur selesai melakukan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara Pilkada serentak 2020 tingkat kabupaten, yang dilaksanakan di Hotel Utami Sumekar dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dari hasil rekapitulasi, Pasangan Calon (Paslon) 01 Achmad Fauzi-Hj. Dewi Khalifah memperoleh 319.876 suara atau 51,9 persen dari suara sah. Sedangkan Paslon 02 Fattah Jasin-KH. Ali Fikri memperoleh 296.676 suara 48,1 persen dari suara sah.

Sementara tingkat partisipasi pemilih di 27 kecamatan se Kabupaten Sumenep pada pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 lalu, yakni 623.852 suara, dengan rincian 616.552 suara sah, dan 7.300 suara tidak sah.

Foto: A. Warist, Ketua KPU Kabupaten Sumenep (dok. Kachonk/liputan12)

Ketua KPU Kabupaten Sumenep, A. Warist mengatakan, proses rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara berjalan lancar dan aman, walaupun sebelumnya memang ada beberapa kesalahan dari beberapa kecamatan waktu menginput data.

“Alhamdulillah rekapitulasi suara berjalan dengan aman dan lancar,” kata A. Warits, Kamis (17/12/2020).

A. Warits menjelaskan, penghitungan secara manual di tingkat KPU Kabupaten Sumenep yang meliputi 27 kecamatan dilakukan selama dua hari, yakni mulai tanggal 16 hingga 17 Desember 2020.

“Kita lakukan rekapitulasi selama dua hari. Itu waktu yang kami jadwalkan dalam rekapitulasi tingkat kabupaten,” jelasnya.

Menurutnya proses selanjutnya adalah KPU menunggu pemberitahuan pemberitahuan dari Mahkamah Konstitusi (MK) tentang penetapan kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 terkait dengan hasil dari rekapitulasi pemungutan dan penghitungan suara tesebut.

“Waktunya 5 Hari setelah kami mendapatkan pemberitahuan. Kalau ada gugatan itu setelah ada keputusan yang ingkrah dari MK yang berkekuatan hukum tetap,” paparnya.

Ketika disinggung terkait partisipasi pemilih, mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) ini menyampaikan, pada Pilkada saat ini partisipasi pemilih meningkat jika dibandingkan dengan pesta demokrasi sebelumnya. Pada Pilkada tahun 2020 partisipasi pemilih di Kabupaten Sumenep mencapai 75 persen.

“Saya pikir masyarakat antusias karena ada dukungan dari semua pihak, baik itu dari KPU, Bawaslu, atau Tim dari kedua Paslon,” pungkasnya.

Pilkada Sumenep 2020 Diikuti Dua Paslon

Diketahui, Paslon Nomor Urut 0I, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah diusung oleh lima partai politik dengan total perolehan kursi di DPRD Sumenep sebanyak 20 kursi.

Masing-masing Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 5 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 6 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 2 kursi, dan Partai Bulan Bintang (PBB) sebanyak 1 kursi.

Sementara, Paslon Nomor Urut 02, Fattah Jasin – KH. Ali Fikri, juga diusung oleh lima partai politik dengan total perolehan kursi di DPRD Sumenep sebanyak 30 kursi.

Masing-masing partai pengusung adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 10 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 7 kursi, Partai Demokrat sebanyak 7 kursi, Partai Hanura sebanyak 3 kursi, dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebanyak 3 kursi.

Selain diusung oleh lima partai politik yang memiliki perwakilan di DPRD Sumenep, pasangan ini juga didukung oleh dua partai Non parlemen, yakni Partai Golkar dan Partai Gelora

Reporter: Kachonk
Editor     : Redaksi
Copyrigh © Liputan12 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here