Debat Publik Season Terakhir Pilkada Sumenep Ditonton Ribuan Kaum Milenial

0
13

SUMENEP|LIPUTAN12 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Debat publik putaran Terakhir pada Pilkada serentak 2020 di Hotel Utami Sumekar di Jl Trunojoyo Sumenep.

Pada debat kedua ini, Paslon nomor urut 01, Achmad Fauzi-Nyai Hj. Dewi Khalifah yang mengusung tagline “Bismillah Melayani”, kembali tampil tanpa didampingi wakilnya dalam menghadapi paslon nomor urut 02, Fattah Jasin-KH. Ali Fikri.

Foto: A. Warits, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, A. Warits menyampaikan, pada Debat terakhir saat ini berjalan lancar, selanjutnya akan fokuskan ke logistik dan teknis penyelenggaraan Pilkada yang akan dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020.

“Alhamdulillah, Debat malam ini berjalan dengan lancar. Untuk selanjutnya kita akan fokus pada soal fasilitas iklan sekaligus logistik dan teknis penyelenggaraan pilkada,” kata A. Warits saat ditemui media liputan12 usai acara Debat.

Menurutnya, proses pendistribusian logistik itu butuh kerja keras yang matang, karena di kebupaten sumenep ini terdiri dari daratan dan kepulauan.

Selain itu pihaknya meyakini, pada pelaksanaan pilkada nanti di kalangan pemuda akan lebih banyak yang hadir di TPS karena menurut pantauannya kalangan melenial lebih banyak yang menonton Debat yang terakhir yang telah disiarkan secara langsung di media resmi milik KPU.

“Banyak kalangan melenial mengikuti debat ini hingga mencapai di angka 30 ribu lebih, dan itu menunjukan bahwa pemuda sumenep akan berpartisipasi dalam pesta demokrasi nanti,” paparnya.

Dalam kesempatan ini juga dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat pemilih di Kabupaten Sumenep untuk menggunakan hak pilihnya. Warits juga berharap, acara debat terakhir ini dapat disimak dengan baik oleh para pemilih dan masyarakat sumenep agar ketika masuk ke bilik suara pada tanggal 09 Desember mendatang memiliki informasi yang cukup terkait kedua calon.

“Karena pada saat itulah para pemilih diberikan kesempatan untuk menentukan siapa pemimpin nya ke depan,” tutupnya.

Diketahui, Debat kali ini isu yang diangkat adalah persoalan pentungnya mempertahankan keutuhan NKRI di Kabupaten Sumenep, dengan tema sentral ” ‘Memperkokoh NKRI dan Kebangsaan”. Debat terakhir ini disiarkan live di TVRI Surabaya,

Debat penentu masyarakat memilih itu telah disiapkan KPU Sumenep beberapa panelis sebanyak tiga Panelis. Di antaranya adalah, D Zawawi Imron, Dr. Rubaidi, M.Ag, dan Redy Eko Prasetyo.

Sedangkan moderator debat publik putaran ketiga ini dibawakan oleh Zanzabella dan Ario Wibowo.

Untuk pelaksanaan Pilkada Sumenep 2020 akan digelar pada Tanggal 9 Desember 2020 dengan diikuti oleh Dua Kandidat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

Diketahui, Nomor Urut 0I, Paslon Achmad Fauzi-Dewi Khalifah diusung oleh lima partai politik dengan total perolehan kursi di DPRD Sumenep sebanyak 20 kursi.

Masing-masing Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebanyak 5 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, Partai Amanat Nasional (PAN) 6 kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 2 kursi, dan Partai Bulan Bintang (PBB) sebanyak 1 kursi.

Sementara, Nomor Urut 02, Paslon Fattah Jasin – KH. Ali Fikri, juga diusung oleh lima partai politik dengan total perolehan kursi di DPRD Sumenep sebanyak 30 kursi.

Masing-masing partai pengusung adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebanyak 10 kursi, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebanyak 7 kursi, Partai Demokrat sebanyak 7 kursi, Partai Hanura sebanyak 3 kursi, dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebanyak 3 kursi.

Selain diusung oleh lima partai politik yang memiliki perwakilan di DPRD Sumenep, pasangan ini juga didukung oleh dua partai Non parlemen, yakni Partai Golkar dan Partai Gelora.

Reporter: Kachonk
Editor     : Redaksi
Copyrigh © Liputan12 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here