Wujudkan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi Dosen, PNJ Bangun Jembatan di Desa Nanggerang

0
32

BOGOR | LIPUTAN12 – Program studi (Prodi) D3 Konstruksi Sipil dan Prodi D-IV Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan (D-IV TPJJ) Jurusan Teknik Sipil Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) pada Sabtu (22/8/2021), berkolaborasi bangun jembatan penghubung di Desa Nanggerang Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor pada pogram pengabdian kepada masyarakat berbasis Prodi.

Dalam kegiatan ini Prodi D3 konsutruksi sipil membangun integral oprit jembatan penghubung kampung Nanggela dan kampong Nangerang dengan ukuran masing-masing sisi lebar nya adalah 2.25 m dan panjang 10 m. Sementara untuk Prodi D-IV TPJJ membuat jembatan rangka baja ringan dengan lantai komposit yang dibuat dengan lebar 2 m dan panjang 6 m.

Sebagai laporan ke pemdes Nanggerang pihak PNJ membawa mahasiswa-mahasiswi dari Jurusan Teknik Sipil Prodi D3 Konstruksi Sipil, yaitu M. Maulana Rafli, Trias Wiriyanto, Abdillah Bambang seno, Dania Tiarani, Ilham Zia Utama, Putri Fitrah S., M.Rafi Zulfa, Adam, Mutia Ramadhani, Ahmad Ibnu.

Sedangkan untuk Prodi D-IV TPJJ, yaitu M. Zaky Alvaro, M. Fadhil Nugraha, Michael Aland Diego, M. Ikram Ajib, Muhammad Agung Nugroho, Fachri Pangestu, Albert Hendrik, M. Firza Algifari, Wisnu Ekapaksi, M. Daffa Putra, Mahespati Adi, Aldino Padwa, Bagas Pratama, Puti.

Mahasiswa program studi D-IV TPJJ diketuai oleh Drs. Andi Indianto, S.T., M.T., dan Tri Wulan Sari, S.Si., M.Si., selaku Sekretaris serta Rikki Sofyan Rizal, S.Tr., M.T. sebagai Bendahara, beserta seluruh dosen dengan homebase Prodi D-IV TPJJ sebagai anggota.

Sementara mahasiswa program studi D3 Konstruksi Sipil diketuai oleh Denny Yatmadi, S.T., M.T., dan Yanuar Setiawan, S.T., M.T., sebagai sekertaris, serta RA Kartika Hapsari Sutantiningrum, S.T., M.T. sebagai bendahara, beserta seluruh dosen dengan homebase Prodi D3 Konstruksi Sipil sebagai anggota.

Drs. Andi Indianto, S.T., M.T. selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat dari Prodi D-IV TPJJ dalam keterangannya mengatakan bahwa pembangunan jembatan penghubung ini diprakarsai oleh pihak PNJ bersama aparatur desa Nanggerang dan Ketua RW 03 Muri melalui survey dan musyawarah sebelum penentuan lokasinya.

Mengenai semua dana bersumber dari internal PNJ dengan mekanisme melalui proses seleksi dari Unit Penelitian Pengabdian Masyarakat PNJ (UP2M-PNJ) dan dari dua prodi terkumpul dana 50 juta untuk pembangunan integral oprit dan jembatan tersebut.

“Pembuatan jembatan penghubung ini sebagai wujud kepedulian PNJ pada masyarakat dan juga sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Pengabdian kepada Masyarakat,” ujar Andi.

“Dan jembatan ini nantinya akan menjadi akses penghubung dua kampung, yaitu kampung Nanggela RT 04 dan Nanggerang RT 02/RW 03 desa Nanggerang, kecamatan Tajurhalang,” pungkas Andi.

Terhitung hingga hari Minggu (5/9/2021), pembangunan jembatan sudah dalam tahap pemasangan jembatan baja ringan dan pengecoran lantai komposit secara penuh. Untuk mengetahui beban layan secara aktual maka akan diadakan pengujian beban jembatan yang direncanakan pada 25 September 2021, sekaligus pada tanggal tersebut diresmikan dan diserahkan kepada masyrakat.

Redaktur     : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here