Hadirkan 65 Stand Perguruan Tinggi, MGBK Sumenep Gelar Pameran Pendidikan Tinggi dan Pendidikan Profesi Tahun 2023

0
25
Wakil Bupati Sumenep Hj Dewi Khalifah saat mengunjungi stand kampus Unija pada pameran pendidikan yang digelar MGBK dan diikuti 65 Perguruan Tinggi Negeri/Swasta, Senin, 16 Januari 2023.

LIPUTAN12 – Banyak pertimbangan dalam menentukan perguruan tinggi yang tepat untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Mulai prodi, fasilitas, administrasi, hingga prospek lulusannya.

Untuk mewadahi hal tersebut, sejumlah guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA/SMK/MA Negeri maupun Swasta se Kabupaten Sumenep menggelar pameran pendidikan tinggi dan pendidikan profesi tahun 2023.

Pada pameran yang digelar di Graha Adipoday Sumenep, Jawa Timur pada Senin, 16 Januari 2023 ini, selain bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai proses pendidikan tinggi bagi siswa SMA dan masyarakat umum, juga untuk mengembangkan pemahaman masyarakat dalam upaya memperkaya informasi seputar perguruan tinggi.

Ketua panitia penyelanggara pameran Budi Suhandono menyampaikan, pada kegiatan ini sebanyak 65 perguruan tinggi baik negeri dan swasta ikut serta dalam pameran ini, sehingga para siswa bisa bertanya sepuas-puasnya di masing-maisng stand perguruan tinggi untuk memperoleh informasi yang lengkap.

“Semoga dengan adanya pameran ini mampu memberikan wawasan kepada para siswa kelas akhir SMA, supaya ketika sudah lulus mempunyai pilihan ke perguruan tinggi mana saja demi melanjutkan pendidikannya,” ujar Budi Suhandono.

Dirinya berharap agar seluruh peserta didik mengerti dan mengenal serta mempunyai wawasan yang luas tentang perguruan tinggi.

“Semoga peserta didik kita bisa mengambil manfaat dari acara ini, sehingga mereka bisa berkreasi dan berinovasi dalam mengangkat harkat dan martabat pendidikan di Kabupaten Sumenep,” harap Budi.

Sementara Wakil Bupati Sumenep Nyi Hj Dewi Khalifah menyampaikan, siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi jangan ragu melangkah dalam urusan mencari ilmu, apalagi pemerintah maupun perguruan tinggi telah banyak memberikan beasiswa kepada masyarakat kurang mampu.

“Faktor ekonomi bukan halangan berkuliah bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan, karena pemerintah maupun perguruan tinggi memprogramkan beasiswa kepada mereka yang berkomitmen untuk kuliah bagi masyarakat kurang mampu,” ucapnya.

Nyi Eva menuturkan, melalui kegiatan ini bisa memiliki gambaran utuh tentang perguruan tinggi untuk pendidikan selanjutnya, sehingga mereka dalam memutuskan kelanjutan pendidikan benar-benar sesuai bakat dan minatnya.

Untuk itulah, para siswa yang hadir saat ini, agar mencari informasi yang valid, bahkan berkonsultasi langsung dengan pihak perguruan tinggi, supaya mengetahui secara detail pilihannya.

“Kami berharap, para siswa agar memperoleh informasi yang valid, sehingga ketika memutuskan untuk menempuh pendidikan tidak salah memilih perguruan tinggi,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here