BUMdes Raksa Mandiri Desa Sukaraksa Launching Destinasi Wisata River Tubing Papalidan

0
65

LIPUTAN12.ID|BOGOR – Badan usaha milik desa (BUMdes) Raksa Mandiri milik Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, melaunching Destinasi Wisata River Tubing Papalidan yang memanfaatkan deras aliran sungai Cidurian, Sabtu, (28/12/2019).

Acara yang dilaksanakan di tepi sungai Cidurian tersebut, dihadiri oleh Kades Sukaraksa yang diwakili Rudi, Ketua BPD Jueni, Dirut Bumdes M. Reza beserta Staf Bumdes dan para tamu undangan, turut hadir mantan Pjs. Kades Sukaraksa Aji Setiaji.

Dalam sambutannya, Rudi yang mewakili Kades Sukaraksa mengapresiasi atas Launching produk Bumdes tersebut dan berharap modal yang diberikan dari Dana Desa Sukaraksa dimanfaatkan dan dikelola dengan baik dan benar.

“Sehingga dapat menghasilkan keuntungan dan menjadikan Desa Sukaraksa yang maju dan mandiri,” katanya.

Senada dengan Rudi, Ketua BPD yang ikut hadir dalam acara tersebut menghimbau ke Ketua RT/RW, mengingat sudah memasuki musim penghujan agar antisipasi bencana.

“Kita harus tanggap bencana, koordinasi dan komunikasi harus aktif dengan pihak desa. Saya juga mengingatkan terhadap pengelola wisata ini harus ada yang kontroling dari hulu agar ketika air besar segera koordinasi agar terhindar dari bencana,” ungkap Jueni yang juga budayawan sunda ini.

Sementara itu mantan Pjs Kades Sukaraksa Aji Setiaji menuturkan bahwa, hadirnya BUMdes di Sukaraksa ini menjadi salah satu keberhasilan selama setahun dia menjabat sebagai Pjs Kades Sukaraksa.

“Semoga ini menjadi gerbang terdepan untuk kemajuan Desa Sukaraksa, sehingga mampu mengangkat perekonomian masyarakat lebih baik dan maju,” ucap Aji.

Sementara itu, Direktur BUMDes Muhammad Reza mengajak para wisatawan untuk berkunjung ke wisata alam River Tubing.

Adapun harga tiket masuknya, terang Muhammad Reza, hanya Rp.5.000 perorang, dan untuk kendaraan sebesar Rp.5.000. Sedangkan untuk tiket wahana menaiki ban tubing Rp.30.000 per orang, untuk tracking jalur, memakan waktu kurang lebih 45 menit dengan jarak 1 kilo meter.

“Untuk rute hanya berjarak sekitar 1 kilo meter dari garis awal hingga finish. Kemudian, untuk perlengkapan petugas dan keamanan itu jelas akan dilayani semaksimal mungkin,” ujarnya.

Dia meyakini dengan dorongan dan dukungan dari seluruh stakeholder terkait dan masyarakat desa Sukaraksa akan lebih maju, di tahun-tahun berikutnya.

“Tentunya kita akan mengembangkan potensi-potensi yang ada di desa Sukaraksa, semua itu agar desa Sukaraksa lebih maju dan lebih mandiri,” pungkasnya.

Reporter: Dian Pribadi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here