Wakapolri dan Kabareskrim Baru Merapat ke Istana

0
41

Wakapolri Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono (tengah) dan Kabareskrim Inpektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo (kanan) bersama sejumlah perwira tinggi dan menengah TNI/Polri menyambangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (26/12). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

LIPUTAN12.ID|JAKARTA – Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono dan Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo terpantau menyambangi Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (26/12). Seperti diketahui keduanya ditunjuk sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) dan Kepala Bareskrim Polri.

Pantauan CNNIndonesia.com, Gatot dan Listyo yang mengenakan seragam Polri tiba sekitar pukul 13.15 WIB. Mereka berdua datang bersama sejumlah perwira tinggi dan menengah TNI dan Polri.

Gatot dan Listyo tak memberikan keterangan terkait kedatangannya. Mereka berdua langsung masuk ke dalam Kompleks Istana Negara bersama rombongan.

Tak lama setelah kedatangan keduanya, terlihat juga Inspektur Jenderal Agus Andrianto yang juga baru diangkat sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri. Agus diketahui sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Agus hanya tersenyum ketika disinggung pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kenaikan pangkat perwira tinggi dan menengah TNI/Polri. Ia langsung masuk ke dalam Kompleks Istana Negara.

Dari informasi yang dihimpun, para perwira tinggi dan menengah TNI/Polri itu menghadap Jokowi terkait dengan kenaikan pangkat. Jokowi akan mengeluarkan keputusan presiden terkait kenaikan pangkat perwira tinggi dan menengah TNI-Polri.

“Pertemuan menyambut kenaikan pangkat, satu tingkat perwira tinggi TNI/Polri. Pesan presiden sebagai kepala negara dan panglima tertinggi agar tetap meningkatkan profesionalitas dan kapabilitas menghadapi zaman baru revolusi 4.0,” ujar Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman.

Sebelumnya, para perwira tinggi TNI/Polri yang naik pangkat juga menghadap Jokowi pada akhir November lalu. Salah satunya adalah mantan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Firli Bahuri, yang kini sudah menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat itu, Firli mendapat kenaikan pangkat satu bintang, dari Inspektur Jenderal menjadi Komisaris Jenderal karena ditunjuk sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri.

Sementara itu, penunjukan Gatot tertuang dalam Keputusan Kapolri nomor KEP/2497/XII/2019 yang diedarkan lewat Surat Telegram nomor ST/3330/XII/KEP./2019 tertanggal 20 Desember 2019.

Sebagai pengganti Eddy di jabatan Kapolda Metro Jaya, Idham menunjuk Irjen Nana Sujana yang sekarang tengah mengemban tugas sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sedangkan rotasi berkenaan Irjen Agus Andrianto sesuai dengan surat telegram Kapolri bernomor: ST/3230/KEP/XII/KEP/2019 yang telah ditandatangani Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Eko Indra Heri pada 6 Desember 2019.

Sumber: CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here