Pemusnahan 5 Hektar Ladang Ganja di Pegunungan Simpang Pahu, Ini Penjelasan Kapolres Madina

0
50

LIPUTAN12.ID|MADINA – 60 personil gabungan TNI-Polri dari Satgassus Narkoba Polri, Dit Narkoba Polda Metro Jaya, Dit Narkoba Polda Sumut, Polres Metro Jakarta Barat dan Polres Madina serta Anggota Koramil 13/Panyabungan Kodim 0212/TS melakukan operasi bersama pemberantasan dan pemusnahan ladang Narkotika golongan 1 jenis ganja di Pegunungan Simpang Pahu Desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (18/1/2020) kemarin.

Adapun personil Ditnarkoba Polda Metro Jaya dipimpin Kasubdit 1 AKBP Ahmad Fanani Eko, S.I.K., personil Satnarkoba Polrestro Jakarta Barat dipimpin AKBP Erick Frendriz, S.I.K., dan personil Ditnarkoba Polda Sumut dipimpin oleh AKBP Akala FJ, S.I.K, serta personil Polres Madina dipimpin langsung oleh Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, S.I.K., M.H.

Kapolres Madina Polda Sumut dalam keterangannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan operasi bersama pemberantasan dan pemusnahan ladang Narkotika golongan 1 jenis ganja ini, berawal dari pengungkapan jaringan Narkotika jenis ganja sebanyak 210 Kg oleh Dit Narkoba Polda Metro Jaya di Depok, dan pengungkapan jaringan Narkotika jenis ganja 34 Kg oleh Sat Narkoba Polrestro Jakbar di wilayah Jakarta Timur.

“Dan pengungkapan jaringan Narkotika jenis ganja 254 Kg oleh Sat Narkoba Polrestro Jakbar di Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal beserta penangkapan tersangka Saparuddin selaku pemilik ladang ganja di Mandailing Natal oleh Sat Narkoba Polrestro Jakbar dan Sat Narkoba Polres Madina,” ungkap AKBP Irsan Sinuhaji, Minggu (19/1/2020).

Adapun pelaksanaan operasi bersama pemberantasan dan pemusnahan ladang Narkotika golongan 1 jenis ganja, diawali dengan giat apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji, S.I.K., M.H., di Mapolres Madina, Sabtu (18/1/2020) pukul 05.30 WiB.

Kemudian sekitar pukul 10.00 Wib, Tim personil gabungan sampai di desa Banjar Lancat dan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pegunungan simpang Pahu desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal.

Kapolres Madina kembali menjelaskan, pada hari Sabtu (18/1) sekitar pukul 14.00 Wib, personil gabungan berhasil menemukan ladang ganja seluas kurang lebih 3 hektar dengan jumlah tanaman kurang lebih 180.000 batang pohon ganja dengan ukuran panjang tanaman 1,5 meter sampai 2 meter (siap panen) dan daun ganja siap edar seberat kurang lebih 30 kilogram.

Selanjutnya, personil gabungan kembali menemukan ladang ganja seluas kurang lebih 2 hektar dengan jumlah tanaman pohon ganja kurang lebih 120.000 batang pohon ganja dengan ukuran panjang tanaman 1,5 meter sampai 2 meter (siap panen).

“Jadi, total jumlah keseluruhan ladang ganja sebanyak 5 (lima) hektar yang ditanami phohon ganja sebanyak 300.000 batang pohon,” papar AKBP Irsan Sinuhaji.

Masih menurut keterangan AKBP Irsan Sinuhaji, sekitar pukul 17.00 Wib, dilakukan pencabutan dan pemusnahan barang bukti di TKP 1 dan TKP 2 dengan perincian, di TKP 1 dimusnahkan sejumlah 179.970 batang dan disisihkan sebanyak 30 batang pohon ganja. Sedangkan di TKP 2 Dimusnahkan sejumlah 119.970 batang pohon dan disisihkan sebanyak 30 batang pohon ganja.

“Total jumlah keseluruhan yang dimusnahkan sebanyak 299.940 (dua ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus empat puluh) batang pohon ganja dan 60 (enam puluh) batang pohon ganja dan kurang lebih 30 kilogram daun ganja siap edar,” sebut Kapolres Madina.

Akhirnya seluruh personil gabungan, pada pukul 19.30 Wib, kembali menuju desa Banjar Lancat kemudian melanjutkan perjalanan menuju Polres Madina dengan membawa barang bukti 60 (enam puluh) pohon ganja yang disisihkan dan lebih kurang 30 kg daun ganja kering untuk kebutuhan sample di Laboratorium Forensik serta gua proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan Undang Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Redaksi/Humas Polres Madina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here