oleh

Arteta Harus Segera Mainkan Mesut Ozil

Oleh: Ahmad Sofyan Wahid, Jurnalis dan Pengamat Sepak Bola

JAKARTA|LIPUTAN12 – Mikel Arteta Pelatih Arsenal saat ini menyingkirkan Mesut Ozil dari daftar Skuad Arsenal, hingga pekan ke 8 Liga Inggris Pemain berkaki kidal tersebut belum dimainkan sekalipun.

Kekalahan 3-0 dari Aston Villa membuat arsenal semakin tenggelam dalam perburuan titel premier League, entah faktor konflik internal klub atau politik rasis membuat Ozil makin tersingkirkan.

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger menyatakan, Arteta harus segera memasukkan kembali Ozil karena dia adalah pemain kelas dunia yang pernah mencatatkan Asisst terbanyak di premier league dan La liga.

“Banyak yang mengakui kejeniusan Ozil, lebih dari Thiery Henry, Ronaldo CR7 hingga Leonel Messi. Arteta harus berfikir ulang akan tindakannya saat ini, mereka menyia-nyiakan bakat terbaik yang dimiliki Mesut Ozil,” ucap Wenger.

Pemain ini bukan kaleng-kaleng, Meski sering dibekap cidera tidak selayaknya tim memperlakukan seperti itu kepada ozil.

“Jika kejeniusan pemain hanya dibalut kebencian karena perbedaan pandangan tinggal tunggu kehancuran tim tersebut,” tutur pengamat sepak bola, Ahmad Sofyan Wahid.

Timnas Jerman dan Arsenal menyingkirkan Ozil layaknya sampah, akan tetapi menurut pandangan saya ini tidak masuk akal. Pesepakbola muslim ini memang memiliki kedekatan dengan Erdogan dengan statement yang terkadang kontroversi diluar sepak bola.

Sepak bola harus menjadi arena bersih dari hal rasis tersebut, pemain berusia 31 tahun ini adalah playmaker sepak bola terbaik di eranya dan itu tidak bisa di pungkiri.

Saya yakin cepat atau lambat Arteta akan akan terkena tekanan dari para pendukung Arsenal untuk Dipecat, sama seperti Unay Emery yang diganti oleh manajemen The Gunners.

Hingga pekan ke 8 Arsenal telah menelan 4 Kekalahan dan turun ke peringkat 11. jika sampai 4 atau 5 kali menelan kekalahan bukan tidak mungkin tim meriam london tidak akan lolos ke liga champions bahkan europa League musim depan.

Editor     : Redaksi
Copyrigh © Liputan12 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *