oleh

Kampanye Perdana di Mangoli Tengah, Paslon FAM-SAH Sampaikan Visi Misi

Foto: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sula Nomor Urut 03, Hj. Fifian Adeningsi Mus dan H. Saleh Masasabesy (FAM-SAH), sampaikan Visi Misi pada Kampanye Perdana di Mangoli Tengah, Senin (28/9/2020).

SANANA|LIPUTAN12 – Pasangn calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara (Malut) nomor urut 03, Hj. Fifian Adeningsi Mus dan H. Saleh Masasabesy (FAM-SAH) menyampaikan orasi politiknya pada tahapan kampanye perdana.

Pantauan awak media liputan12, di hadapan para pendukunnya, Paslon 03 ini menyampaikan biografi karirnya. Mereka sama-sama berasal dari PNS, bukan dari politisi murni. Jadi tidak banyak menyampaikan janji-janji politik yang berlebihan, tapi hanya menyampaikan Visi dan Misi untuk membuat Sula bahagia.

Calon Wakil Bupati Saleh Marasabessy, dalam orasinya menyampaikan bahwa kita punya sumber daya manusia yang begitu hebat, kita punya kekayaan alam yang begitu banyak melimpah di negeri ini.

“Tapi sampai hari ini, kita belum mampu untuk mengelola sumber daya alam kita ini secara maksimal. Kenapa, karena sumber daya mausia kita, kita belum mampu mengelolanya dengan baik,” ujar Saleh Marasabessy di hadapan masyarkat Desa Jeri Kecamatan Mangoli Tengah, Senin (28/9/2020).

Lanjutnya, sumber daya nelayan sampai hari ini belum bisa mengelola sumber daya perikanan yang ada di negeri ini secara baik. Kenapa demikian, karena Sula belum punya kawasan-kawasan pengembangan perikanan yang baik yang bisa mengangkat harkat masyarakat nelayan secara maksimal.

“Kita juga belum punya kawasan pengembangan pertanian yang bagus, yang bisa mengembangkan pendapatan masyarakat, begitu juga dengan sektor-sektor yang lain seperti home industri. Semua ini tidak lain dan tidak bukan, bagaimana untuk kita menciptakan lapangan kerja, kita punya aset sumber daya manusia yang begitu banyak tapi tidak dimanfaatkan,” urainya.

M. Saleh juga mengatakan bukan hanya mengandalkan Aparatur Sipil Negara (ASN). Akan tetapi, mainset ini bagaimana di infentarisir oleh pemerintah, kemudian diarahkan untuk pengembangan suasta.

“Oleh karena itu, paket ini menjadi paket yang akan menjadi perhatian utama saudara-saudara kita, generasi-generasi yang ada ini,” terangnya.

Hj. Fifian Adeningsi Mus (FAM), calon bupati (cabup) pada kesempatan tersebut juga menyampaikan, kami mampu menghadapi dan melewati tantangan serta rintangan yang begitu besar, itu dikarenakan dukungan dari keluarga serta masyarakat Kepulauan Sula. Sudah saatnya kini perempuan bangkit untuk memimpin Sula.

“Sesuai visi dan misi FAM-SAH Sula Harus Bahagia, Fifian Adeningsi Mus juga meminta petunjuk kepada bang Hamka untuk kembali dan perjuangkan negeri para kapita,” ucapnya.

Lanjut FAM, meminta restu orang tuanya untuk memimpin negeri Sula yakni negeri para kapita dan masyarakat Pulau Mangoli serta Pulau Sula memerlukan sosok perempuan petarung politik seperti Fifian Adeningsi Mus.

“Saya adalah putri asli sula dan saya adalah orang sula yang harus bertanggung jawab dengan keadaan dan kondisi sula pada saat ini,” tutupnya.

Reporter: Lutfi Teapon
Editor     : Redaksi
Copyrigh © Liputan12 2020

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *