oleh

Soal Pasangan di Pilkada 2020, Hendrata Thes: Keputusan Menunggu Rekom dari DPP Partai Demokrat

SANANA, KEPULAUN SULA – Jelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara.

Pasalnya, salah satu bakal calon bupati (Balonbup) yang akan bertarung di Pilkada mendatang, yakni Hendrata Thes, calon dari petahana yang saat ini masih menjabat Bupati Kepulauan Sula. Di mana, Hendrata Thes masih menunggu rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai demokrat untuk menentukan siapa bakal calon wakil bupati (Balon Wabup) yang mendampinginya di pilkada nanti.

Hendrata Thes ketika diminta keterangan soal (Balon Wabup) yang akan mendampingi kelak, dengan nada santai ia menjawab, soal itu kami serahkan ke DPP partai Demokrat untuk dibahas siapa nama-mana yang akan mendampingi saya.

“Jika nama yang keluar dalam rekomendasi tersebut berarti itu sudah yang disetujui,” ungkapnya kepada awak media, Jumat (12/6/2020).

“Untuk sementara kami mengusulkan 7 nama bakal calon wakil bupati pada pilkada kali ini, empat di antaranya dari lingkup birokrasi pemda kepsul, dan tiga di antaranya dari politisi,” imbuhnya.

Dikatakannya pula, untuk bakal calon partai Demokrat sudah selesai dari aspek rekomendasi. Sedangkan dari partai lain berkisar empat yang masih berada pada tahapan komunikasi dan sudah final, tapi belum bisa dipublikasikan.

“Untuk sementara hanya empat partai tambahan yang kami komunikasi, karena harus memberi peluang untuk yang lain agar bisa maju bertarung sama-sama di pilkada tahun ini,” kata dia.

Hendrata Thes, yang juga Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara Ini mengungkapkan, dalam kompetisi pilkada kali ini, jika banyak pasangan bakal calon itu sangat lebih bagus supaya orang lain mempunyai peluang untuk ikut serta mencalonkan diri.

“Maka dari itu jangan kita ambil partai terlalu banyak agar bisa memberikan peluang untuk yang lain bisa maju, dan untuk mengukur kemenangan di momentum kali ini masing-masing punya hitungan baik,” pungkasnya.

Reporter: Lutfi Teapon

Komentar

News Feed