oleh

Minuman Bermerk Meledak dan Lukai Mata Seorang Pria di Ciomas

LIPUTAN12.ID|BOGOR – Peristiwa cukup mengenaskan dialami Iin Bainullah (37) tahun, warga Ciomas Kabupaten Bogor, ketika ingin meminum minuman bermerk ‘Floridina’ saat berbuka puasa, tiba tiba minuman tersebut meledak dan melukai mata sebelah kanannya.

Iin, yang berprofesi sebagai guru di Pondok Pesantren Alfatah Ciomas ini menuturkan, peristiwa terjadi pada hari Senin (18/5) sekitar pukul 18.00 wib, saat berbuka puasa, saya ingin minum Floridina orange dari dalam kulkas.

“Namun ketika ditangan, botol minuman Floridina langsung meledak melukai mata kanan saya,” ungkap Iin saat dikonfirmasi awak media, Rabu (20/5/2020).

Selanjutnya Iin mengerang kesakitan dan disaksikan pengasuh Pondok Pesantren Kyai Habibullah yang ikut kaget, menyarankan agar esoknya melaporkan ke Polsek Ciomas.

“Sudah itu, kami langsung ke Polsek Ciomas dan diterima oleh petugas bernama Pak Bowo, namun pak Bowo menyarankan langsung ke ranah pengaduan konsumen,” ujar Iin.

Akibat dari meledaknya minuman ini, dirinya pun sudah berobat ke Dokter di bilangan Bogor. Floridina yang mengakibatkan ini memang sudah dibuka di waktu sahur sekitar pukul 3.00 Wib, dan masih tersisa disimpan di kulkas. Selang sekitar 15 jam akan diminum Iin lagi dan meledak.

Senada dengan Iin, Pengasuh Pondok Pesantren Kyai Habibullah mengungkapkan, ketika botol minuman Floridina meledak, saya memang berada dekat Iin yang meminta tolong sambil memegang mata.

“Dia (Iin-red) teriak-teriak menghampiri saya sambil menutup mata kanannya dan memegang botol Floridina,” ujar Kyai Habibullah.

Sementara itu Nurdin Ruhendi, S.H., Lawyer dan kuasa hukum Iin mengatakan bahwa, kemasan ini sangat berbahaya dan dapat membuat nyawa melayang dengan meledaknya minuman tersebut. Menurutnya, perusahaan dari minuman tersebut harus bertanggungjawab, dan kita akan laporkan kejadian ini ke Polres Bogor demi perlindungan dan upaya upaya hukum lain akan kita tempuh.

“UU No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen di kemasan botol tersebut tidak ada warning meledak. Tetap kita akan laporkan ke Polres Bogor, dan kami akan bela konsumen sesuai Undang-Undangnya. Kita lihat saja prosesnya,” ujar Advokat muda ini. ***

Redaksi

Komentar

News Feed