oleh

Polres Majalengka Tangkap Dua Pelaku Sindikat Jual Beli Satwa Yang Dilindungi

LIPUTAN12.ID|MAJALENGKA – Dua pelaku sindikat jual beli satwa yang dilindungi berhasil diamankan oleh Sat Reskrim Polres Majalengka Polda Jabar. Satwa-satwa tersebut oleh para pelaku dijual melalui akun media sosial.

“Kedua tersangka tersebut dengan sengaja mencari dan menangkap satwa yang dilindungi, kemudian dipelihara lalu diperjual belikan melalui akun media sosial dengan cara COD (Cas On Delivery),” ungkap Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP Wafdan Muttaqin, saat konferensi pers dengan wartawan di Mapolres Majalengka, Selasa (25/2/2020).

Petugas kepolisian Sat Reskrim Polres Majalengka Polda Jabar bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), berhasil amankan 2 (Dua) satwa yang dilindungi, di antaranya 1 (Satu) Jenis Kucing Hutan (Prionailurus bengalensis) dan 1 (Satu) Jenis Alap-alap Jambul (Accipiter Trivirgatus).

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, kedua pelaku dibekuk oleh Sat Reskrim Polres Majalengka Polda Jabar dengan tempat dan waktu yang berbeda, di mana pelaku AS (43) penjual Kucing Hutan berhasil dibekuk pada hari Jumat (21/2/2020) pada saat di tempat kediamannya Kecamatan Panyingkiran. Sedangkan pelaku AS (28) Penjual Alap-alap Jambul ditangkap hari Senin (24/2/2020) saat COD di depan bekas Pabrik Gula Kadipaten.

“Tentunya sangat disayangkan karena hal tersebut merugikan negara. atas kejadian tersebut negara dirugikan adanya Perjual-belian satwa yang dilindungi,” kata Kabid Humas Polda Jabar.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 21 ayat 2 Huruf (a) jo Pasal 40 ayat 2 Undang-undang RI No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam hayati dan ekosistem serta tersangka diancam 5 Tahun Penjara.

Red/Bid Humas

Komentar

News Feed