oleh

Tambak Udang Diduga Bermasalah, FKMS Geruduk Kantor DLH Sumenep

LIPUTAN12.ID|SUMENEP – Front Keluarga Mahasiswa Sumenep (FKMS), pada Senin (24/2/20) pagi, menggelar aksi demo di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep terkait pelanggaran aturan tambak udang.

Diduga terindikasi ada pelanggaran aturan batas sepadan pantai tambak udang 2016 lalu, di Kecamatan Batang-Batang Sumenep yang dilakukan oleh investor tambak udang yang sudah memiliki izin yakni berupa perluasan lahan hingga ke bibir pantai. Tim Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Diduga melakukan kongkalikong terhadap investor.

Sutrisno, sabagai Korlap Aksi mengatakan sesuai temuan di lapangan ada indikasi yang disembunyikan oleh Tim perijinan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep. Saat ditanyakan, saling lempar dan tidak bisa menjawab.

“Saat ditanyakan mereka saling lempar tidak bisa menjawab, dan ini merupakan bentuk pelanggaran yang ditemukan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep pada tahun 2016 lalu,” terangnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, Koesman Hadi mengungkapkan, tambak udang yang sudah berijin akan tetapi melanggar, itu menjadi tanggung jawab pihak sekitar.

“Pelanggaran yang dilakuakn oleh tim investor berupa pencemaran lingkungan, yakni tanggung jawab sekitar. DLH tidak bisa menanggapi hal itu,” ungkapnya.

Reporter: Imam Kachonk

Komentar

News Feed