oleh

Pemkab Bogor Kembalikan Peran dan Fungsi Sosial Puluhan Anak Jalanan

LIPUTAN12.ID|Bogor – Pemerintah daerah Kabupaten Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten Bogor di Tahun Anggaran 2019, mengadakan kegiatan Bimbingan Rehabilitasi Sosial Bagi Anak Jalanan, yang dilaksanakan di Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) di Jalan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tujuh hari, dari tanggal 16-22 Juli 2019, diikuti 20 orang peserta anak jalanan yang merupakan binaan Rumah Singgah Tabaiyun dan Rumah Singgah Senja Cibinong. Dengan pembimbing sosialnya dari unsur Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Bogor dan Pendamping dari Rumah Singgah Tabaiyun dan Rumah Singgah Senja.

Menurut Drs. Dian Mulyadiansyah, M.M., Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos kab. Bogor, bimbingan rehabilitasi sosial anak jalanan ini merupakan langkah dan upaya untuk mengembalikan peran dan fungsi sosial anak-anak jalanan, agar dikemudian hari dapat berkehidupan yang wajar dan layak di tengah-tengah lingkungan sosialnya.

“Selain itu, tujuan jangka pendeknya, memotivasi anak-anak ini mau kembali ke bangku sekolah untuk mengejar wajib belajar 12 tahun. Sehingga anak anak ini bisa memiliki masa depan yang jelas, masa depan yang menjanjikan dan jauh dari perilaku-prilaku yang menyimpang di kemudian hari,” kata Dian kepada LIPUTAN12.ID, Kamis (18/7/2019) di Citeureup.

“Ya intinya lanjut Dian, bagaimana menyelamatkan generasai muda dari permasalahan-permasalahan sosial di kemudian hari. Maka secepatnya kita melakukan penanganan sosial secara terintegrasi dengan OPD lainnya , seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan, Dinas Tenaga kerja dll,” imbuhnya.

Sementara, Kepala seksie (Kasie) Anak dan Lansia pada Bidang Resos Dinsos Kab. Bogor sedikit menambahkan, dalam kegiatan ini materi yang kita berikan kepada para peserta pembinaan, yaitu tentang bagaimana membangun maindset mereka tentang apa yang menjadi cita cita mereka. Dengan upaya mengubah sikap dan prilaku anak yang terbiasa di jalanan, terbiasa meluangkan waktunya seharian di jalanan supaya tidak kembali ke jalan.

“Tentunya bimbingam mental, seperti kegiatan sholat berjamaah, tausiyah dan pengajian serta edukasi. Di mana edukasi ini diberikan bagaimana cara menyayangi, berprilaku dan bertutur sapa,” jelas R. Eti Haryati.

“Disamping itu dalam kegiatan ini juga, yakni pada hari jumat besok, akan kita laksanakan Outbound di Pasir Mukti. Dimana Outbound ini memberikan pengenalan ke lingkungan supaya anak-anak tahu tentang alam dan merasa tidak terkucilkan,” tutur Kasie Anak dan Lansia.

Di tempat yang sama, Adih Wil, salah satu pendamping yang juga Pendiri sekaligus Ketua Yayasan Rumah Singgah Senja Cibinong menyampaikan rasa terimakasih dengan adanya kegiatan ini yang dilaksanakan Dinsos kab. Bogor, Ya Alhamdulillah, anak-anak yang biasanya perilakunya di jalanan, yang liar di jalanan, insyaAlloh kan ada perubahan.

“Intinya menurut dia, ada pembinaanlah. Dengan adanya pembinaan mudah mudahan kedepannya anak anak juga bisa mendapatkan pendidikan biar mereka tidak berkeliaran di jalanan, dan dapat mengurangi populasi anak jalanan,” tuturnya.

Ketika disinggung tentang keberadaan anak jalanan di Yayasan Rumah Singgah Senja, Adih Wil mengatakan, itu atas dasar rasa keprihatinan kita, karena menurutnya, anak jalanan siapa lagi kalo gak dibantu sama anak jalanan juga. Saya juga dari jalanan. Saya mendirikan yayasan anak jalanan, kita punya tempat sendiri yakni rumah singgah senja yang berada di Gg Al-Huda RT 03/RW 05 Pabuaran, depan seberang Carefour Cibinong.

“Disana juga banyak anak anak, ya kurang lebih 86 anak jalanan. Sebagian ada 50 orang anak sudah pada sekolah, dan ada sekitar 30 an yang belum,” jelasnya.

Dia berharap dan yaqin mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Bogor dalam hal ini Dinsos, dengan terus melaksanakan kegiatan seperti ini.

“Karena, dengan bantuan kegiatan ini dapat merubah sebagian kecil anak jalanan untuk berubah, dan anak jalanan diberi kesempatan untuk mendapatkan perubahan dalam kehidupannya,” tutur Adih Wil.

Penulis: Broolek

Komentar

News Feed