oleh

Atis Tardiana: Pemkab Bogor Konsen Lakukan Penanganan dan Pengurangan Sampah

BOGOR|LIPUTAN12.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dalam rangka melakukan penanganan dan pengurangan sampah, terus berupaya mencoba mengajak masyarakat untuk mengelola sampah mulai dari sumbernya, karena masyarakat harus turut serta dalam penanganan sampah dari sumber.

“Salah satu upaya tersebut, yakni bagaimana masyarakat diajak berprilaku mengurangi sampah dari awal dan juga menanganinya”,

Hal itu dikatakan Atis Tardiana, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Bogor kepada wartawan, usai pembukaan kegiatan Workshop Peningkatan Kualitas Bank Sampah oleh Bupati Bogor, Selasa (16/7/2019) di Hotel Royal Safari Garden Cisarua, yang diikuti 125 peserta dari 50 bank sampah se Kabupaten Bogor.

Selain itu kata Atis Tardiana, kita juga minta para pengelola kawasan untuk wajib bagi mereka menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah secara mandiri. Hal ini sesuai dengan amanah UU dan amanah Perda No.2 tahun 2018. Ini juga membantu pemerintah dalam pengurangan sampah, karena sampah yang dikelola mandiri oleh suatu kawasan otomatis mengurangi beban dari TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah.

“Ini merupakan konsep yang akan kita coba terapkan. Di mana para pengembang, para pengelola kawasan harus mempunyai sarana dan prasarana pengelolaan sampah, seperti yang sudah ada di Sentul City dan yang kita lagi On Going kan di Kota Wisata,” paparnya.

“Disamping itu kita juga tetap mengupayakan penanganan penanganan sampah yang lain dengan pengangkutan,” sambungnya.

Lebih lanjut Kabid Pengelolaan Sampah menyatakan, pada intinya ini merupakan tindaklanjut dari Peraturan presiden (Perpres) No. 97 tahun 2017 dan juga Peraturan Bupati (Perbup) No. 88 tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi nasional (Jaktranas) maupun dalam kebijakan dan strategi daerah (Jaktrasda) tentang pengelolaan sampah.

“Di mana diamanahkan di tahun 2025 kita harus bisa melakukan Penanganan sampah 70 persen dan 30 persen Pengurangan sampah. Hal ini seperti yang sudah disampaikan pak Kadis tadi dalam laporannya di depan ibu Bupati,” ucap Atis Tardiana.

Ia pun mengucapkan syukur Alhamdulillah, pemerintah kabupaten Bogor dalam hal ini ibu Bupati, sangat konsen dengan penangan sampah ini. Dan ibu Bupati juga sangat berani menyatakan Bogor darurat sampah. Itu tentunya ada konsekuensinya bahwa kita harus benar benar serius dan fokus menanganinya.

Tahun ini kita sudah miliki dump truck 62 unit, ada penambahan konvektor 3 unit dari DAK 1 unit. Jadi kurang lebih ada 66 unit kita ada penambahan armada dalam rangka meningkatkan pelayanan dari pemerintah kepada masyarakat.

“Secara keseluruhan, sekarang kita memiliki 245 unit armada truck sampah. Akan tetapi setelah kita lakukan audit ada sekitar 12 unit yang harus diperbaiki. Akan kita coba perbaiki kalo memang masih bisa diperbaiki,” tutur Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kab. Bogor.

Redaksi

Komentar

News Feed