Pasien Covid-19 Melonjak, RSUD Kota Bogor Rekrut Nakes untuk Ditempatkan di RS Perluasan RSUD

0
118
Dr Chairul Ilham, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor (Dok. Budi/liputan12)

KOTA BOGOR | LIPUTAN12 – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor merekrut sekitar 60 tenaga kesehatan untuk ditempatkan di RSUD dan RS Perluasan RSUD, menyusul melonjak pasien positif Covid-19 yang harus ditangani.

Dirut RSUD Kota Bogor Dr Chairul Ilham, melalui telepon selulernya mengatakan, sebanyak 60 tenaga kesehatan yang direkrut adalah dokter dan perawat serta tenaga kesehatan lainnya, untuk ditempatkan di RSUD dan di RS Perluasan RSUD.

Menurut ilham, tempat tidur untuk pasien rawat inap di RSUD seluruhnya ada 230 ranjang. Banyaknya pasien Covid-19 yang harus ditangani sehingga RSUD membuka unit baru tempat perawatan pasien Covid-19 dengan mengurangi tempat perawatan pasien umum.

“Unit baru tersebut disiapkan di dalam gedung maupun dengan mendirikan tenda darurat. RSUD juga mengelola RS Perluasan yang sebelumnya bernama RS Lapangan dengan kapasitas 64 ranjang, di Komplek GOR Pajajaran,” jelas Dr Chairul Ilham, Kamis (8/8/2021).

Sedangkan, lanjut Dr Chairul Ilham, tempat tidur untuk pasien umum di RSUD saat ini jumlahnya sudah kurang dari 100 ranjang, yakni untuk pasien jantung, kanker, ginjal, cuci darah, dan kemoterapi. RSUD juga membuka tenda darurat untuk IGD pasien umum dan tempat perawatan pasien umum dengan kapasitas 20 ranjang.

“IGD yang lama sudah penuh dengan pasien Covid-19. Pasien umum tidak bisa disatukan dengan pasien Covid-19, sehingga dibuat IGD untuk pasien umum di tenda,” ungkapnya.

Masih kata Dr Chairul Ilham, jadi untuk menangani pasien yang jumlahnya meningkat banyak, maka RSUD merekrut lagi tenaga kesehatan, yakni sekitar 60 orang.

“Hingga saat ini, baru bisa direkrut sebanyak 20 orang dan ditempatkan di RS Perluasan RSUD,” jelasnya.

Ilham menambahkan, di RS Perluasan RSUD meskipun kapasitasnya sampai 64 ranjang, tapi karena tenaga kesehatannya hanya 10 orang, hanya bisa merawat sekitar 18 orang pasien positif Covid-19.

“Kami masih terus melakukan rekrutmen untuk menambah tenaga kesehatan,” katanya.

Selain itu ia pun mengatakan, dengan adanya kekurangan oksigen saat ini ia sangat bekerja ekstra. Alhamdllah untuk hari ini sudah ada relawan yang menyumbang tabung oksigen meskipun tak seberapa, tapi dengan adanya sumbangan oksigen itu sudah menyelamatkan beberapa nyawa manusia,” tuturnya.

“Saya berharap kepada warga masyarakat kota bogor jangan menggap covid-19 ini di anggap sepele, tetap patuhi protokol kesehatan dan tetap jaga jarak,” harap Ilham.

Reporter     : Budi
Redaktur     : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here