Pria Asal Sokobanah Diciduk Sat Narkoba Polres Sampang atas Kasus Penyalahgunaan Senpi Rakitan

0
19

SAMPANG | LIPUTAN12 – Kepolisian Resort (Polres) Sampang melakukan Press release terkait tindak pidana penyalahgunaan Senjata Api (Senpi) dan Narkotika Jenis Sabu sabu, Senin (15/02/2021).

Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz mengatakan, awal mula diringkusnya tersangka Toli bermula dari jajaran anggota Polsek Sokobanah Sampang mendapatkan informasi penyalahgunaan Senjata Api (senpi). Kemudian pada Sabtu, 13 Februari 2021 sekitar pukul 14.30 Wib, tersangka diamankan di Jalan Raya Sokobanah Desa Sokobanah Daya Kecamatan Sokobanah Kabupaten Sampang

“Dari hasil penyelidikan anggota Polsek Sokobanah berhasil mengamankan tersangka Toli (44) tahun, di Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah,” kata AKBP Abdul Hafidz.

Setelah dilakukan pengamanan, kemudian anggota melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Dusun Danglebar, Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah.

“Setelah dilakukan penggeledahan di dalam rumah tersangka, kami menemukan barang bukti sepucuk senjata api rakitan sejenis Revolver (Senpi Rakitan) dan Narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 99,86 gram,” terangnya.

Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Sampang, Haryanto Mukti Eko Utomo menambahkan, pihaknya terus melakukan pengembangan terkait tindak pidana ini, untuk menangkap pelaku atau tersangka lainya.

“Kemarin di Sokobanah Daya, terus kita kembangkan ke Sokobanah Tengah,” jelasnya pada media ini, saat dikonfirmasi usai Gelar Pers Rilis di Mapolres Sampang.

Haryanto menuturkan, tersangka mengaku menyimpan senjata api jenis revolver tersebut di laci lemari hias di dalam kamarnya dengan dalih untuk menjaga diri. Sedangkan menyimpan dan mengedarkan sabu agar bisa mendapat keuntungan.

Guna pengembangan proses penyidikan lebih lanjut tersangka berikut barang buktinya dilimpahkan ke Polres Sampang.

“Akibat perbuatannya, tersangka yang memiliki senjata api tanpa izin maka dijerat pasal (1) ayat (1) UU Darurat No. 12/Drt/ 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan dalam kasus kepemilikan Narkotika diterapkan Untuk Narkotika tersangka tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 tentang Narkotika,” tukasnya.

Penulis       : Rara/Kachonk
Redaktur    : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here