Polsek Guluk Guluk Tangani Kasus Pencurian Mesin Pencuci Mobil Milik Warga

0
29

SUMENEP | LIPUTAN12 – Aksi kejahatan tidak mengenal tempat. Kali ini aksi pencurian yang menimpa Toko Al-Wahyu milik HL (Inisial) 36 tahun warga asal Desa Guluk-Guluk Kecamatan Guluk Guluk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kasus pencurian mesin cuci motor jenis Jet Water milik HL warga Kecamatan Guluk Guluk terjadi pada Kamis (25/2/2021) sekitar pukul 02.00 WIB malam, di salah satu Toko miliknya sampai saat ini belum ada titik terang dari pihak kepolisian.

HL, korban pencurian mengatakan bahwa dari kejadian tersebut pihaknya langsung melakukan laporan polisi ke Polsek Guluk-Guluk pada Jum’at (26/2/2021). Namun tanda bukti laporan (LP) baru diserahkan hari ini Senin (8/3/2021) dengan tanda bukti laporan polisi (LP) Nomor: LP-B/04/III/RES.1.8./2021 RESKRIM/SUMENEP/SPKT POLSEK GULUK GULUK Tanggal 08 Maret 2021.

“Saya sudah melapor ke Polsek Guluk Guluk Mas, namun Baru hari ini saya mendapatkan Surat Tanda Bukti Lapornya,” kata HL kepada liputan12 usai mendapatkan tanda bukti laporan Polisi,” Senin (8/3/2021).

Korban memaparkan kejadian tersebut berawal pada hari Rabu (24/02/2021) sekitar jam 21.00 WIB saya kedatangan tamu dari Mojokerto, saat itu kami ngobrol sampai pukul 24,00 WIB dan setelah tamu saya pulang dari rumah saya, setelah itu Saudara Paidi pulang dari rumah pada pukul 02.00 WIB, seketika itu juga korban Masuk Rumah untuk beristirahat.

“Keesokan Harinya pada tanggal (25/03/2021) saat karyawan saya mau kerja ternyata mesin pencucinya sudah raib digondol maling,” terangnya.

Ia menuturkan bahwa sudah lebih dari satu minggu yang melaporkan hal tersebut ke kepolisian namun belum mendapatkan surat tanda bukti laporan. Bahkan ketika bolak balik mendatangi Polsek setempat untuk menanyakan surat tanda bukti laporan tersebut pihaknya mengaku belum keluar suratnya.

“Sebenarnya barang bukti (BB) (mesin cuci motor, red) informasinya sudah ditemukan Mas, sekarang BB nya sudah ada di Polsek Guluk-Guluk, namun tersangka belum diketahui,” bebernya.

“Saya berharap kasus dugaan pencurian ini segera tuntas dan aparat penegak hukum untuk bekerja profesional dalam menangani kasus tersebut, karena BB sudah ada tinggal mengungkap siapa pelakunya,” timpalnya.

Sementara Kopolsek Guluk-Guluk AKP Sujarman membenarkan atas kejadian tersebut, namun pihaknya mengaku bahwa korban HL belum bisa menunjukkan bukti bukti yang akurat.

“Barang yang ditunjukkan tidak sama dengan Barang Bukti yang sudah kami temukan di ladang pertanian warga, kemarin kami menemukan mesin pompa air di lahan tegalan,” kata AKP Sujarman saat dihubungi, Senin (8/3/2021).

“Sehingga, pihaknya akan tetap berupaya untuk menangkap pelaku. Namun hingga saat ini belum mengantongi identitas pelaku,” imbuhnya.

Redaktur      : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here