Kasus Pengeroyokan Terhadap Warga Pinggirpapas Kian Meruncing, Polsek Sumenep Kota Segera Panggil Terlapor

0
38
Ipda Abu Hairi, Kanit Reskrim Polsek Sumenep Kota [dok. kachonk/liputan12]

SUMENEP | LIPUTAN12 – Kepolisian Sektor (Polsek) Sumenep Kota tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan yang dialami Asad Fatrio Pringgodani (20) tahun, Pemuda asal Desa Pinggirpapas, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, kini sudah mulai meruncing. Bahkan, terlapor minggu depan akan dilakukan pemanggilan oleh Polsekta Sumenep.

Kanit Reskrim Polsek Sumenep Kota Ipda Abu Hairi mengaku sudah masuk pada proses pemanggilan saksi-saksi. Para saksi membenarkan bahwa insiden itu memang benar-benar terjadi. Dengan itu, kami akan melakukan pemanggilan terhadap terlapor.

“Ada 3 saksi yang sudah kami mintai keterangan, alhasil semua saksi sudah membenarkan atas insiden tersebut. Minggu depan kita panggil terlapor. Sekarangkan sudah Kamis,” kata Kanit Reskrim saat diwawancarai tim media, Kamis (21/7/2022).

Menurutnya, upaya dalam melakukan pemanggilan saksi sudah dilakukan, hanya saja untuk menaikkan ke tingkat penyidikan pihaknya harus menunggu hasil pemeriksaan selanjutnya. Artinya jika ada pengembangan dari saksi saksi maka akan dilakukan pemanggilan lagi terhadap saksi lain.

“Nunggu hasil pemeriksaan dulu, kalau ada pengembangan ya kami akan melakukan pemanggilan saksi kembali sampai semuanya terpenuhi,” jelasnya.

Ketiga saksi yang sudah dipanggil itu, lanjut Abu, salah satunya adalah pihak pengelola dari Mr ball. Dan yang keduanya merupakan teman dari pelapor.

“Fauzi kalau gak salah namanya, bagian dari pihak Mr ball itu mas,” paparnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh terlapor berinisial SYD warga Kecamatan Bluto bersama teman-temannya.

Peristiwa tersebut berlangsung pada saat Korban bersama temannya hendak pulang dari Mr. Ball salah satu tempat hiburan malam (THM) di Sumenep atau tepatnya di pinggir Jl. Arya Wiraraja, Desa Gung Gung, Kecamatan Batuan, Kamis (07/07/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.

“Setelah keluar dari Mr ball, tiba-tiba saya didatangi Suryadi dan langsung memukul saya secara membabi buta bersama teman-temanya,” kata Asad Fatrio Pringgodani yang akrab dipanggil Rio kepada awak media.

Rio menjelaskan, para pelaku tiba-tiba menyerang sehingga dirinya tidak bisa menghindar. Mendapat serangan tiba-tiba itu, dirinya pun terjatuh. Dalam kondisi terjatuh, para pelaku tanpa ampun memukul dan menendang tubuh saya..

“Tanpa basa basi tiba-tiba saya dipukul sampai tersungkur. Muka saya luka dan beberapa bagian tubuh saya juga bengkak akibat penganiayaan itu,” aku Rio.

Soal penyebab dari pengeroyokan itu, Rio tidak tau lantaran tidak merasa punya maslah dengan Pelaku, tiba tiba langsung memukul bersama komplotannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here