Ditetapkan DPO Kasus Pencurian Mesin Pencuci Motor, Seorang Pria di Sumenep Diburu Polisi

0
106

SUMENEP | LIPUTAN12 – Kepolisian Sektor (Polsek) Guluk Guluk Polres Sumenep menetapkan EFN (Inisial) masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). EFN diduga menjadi pelaku kasus pencurian mesin pencuci motor jenis jet water dari toko Al-Wahyu milik ibu Helliyah, warga asal Desa Guluk-Guluk Kecamatan Guluk Guluk Kabupaten Sumenep yang terjadi pada 25 Februari 2021 lalu.

“Kita sudah tetapkan dia (EFN) sebagai DPO, dan kami sedang memburunya,” ungkap Kapolsek Guluk-Guluk IPTU Sujarman, saat dikonfirmasi awak media lputan12, Rabu (24/3/2021).

Penetapan ini, lanjut Kapolsek, tidak lepas dari proses penyelidikan yang dilakukan oleh anggota kita, dari keterangan sejumlah saksi, mengarah kepada keterlibatan pelaku. Polisi pun saat ini memburu terduga pelaku pencurian EFN, namun petugas belum juga menemukan pelaku.

“Terakhir pelaku dikabarkan berada di Kalimantan, tetapi saat dicari di sana tidak ketemu,” paparnya.

“Pihak Polsek masih melakukan langkah langkah untuk menangkap pelaku. Kami sudah melakukan koordinasi dengan Polres Kalimantan, lalu mengirimkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) dan sudah diterima oleh Kasat Reskrim di sana untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku,” jelasnya.

Kapolsek Guluk-Guluk menyatakan bahwa surat yang dikirimkan sudah diterima oleh Polres Kalimantan, pihaknya juga minta waktu untuk melakukan penyelidikan.

“Kita sama sama berusaha memburu pelakunya, apakah pelaku masih di kalimantan apa sudah pulang ke sini, kita masih memburunya. Kalau sudah ditangkap tinggal jemput dia di sana,” ungkap Sujarman.

“Pelaku, diharap lebih baik menyerakan diri ke Polsek dari pada kabur. Jangan persulit kami, karena kami akan terus lakukan pengekaran dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Diketahui, kasus ini dilaporkan oleh Helliyah pada Jumat (26/2/2021) lalu. Namun, tanda bukti laporan (LP) baru diserahkan Senin (8/3/2021). Dengan Tanda Bukti Laporan Polisi (LP) Nomor: LP-B/04/III/RES.1.8./2021 RESKRIM/SUMENEP/SPKT POLSEK GULUK GULUK Tanggal 08 Maret 2021.

Peristiwa pencurian itu terjadi pada Kamis (25/2/2021) sekitar pukul 02.00 WIB di salah satu Toko Al-Wahyu milik korban Helliyah di Desa Guluk-Guluk Barat, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep.

Diberitakan sebelumnya, Helliyah warga setempat yang kerap menjadi korban tindak pidana pencurian, aksi kriminal itu memang sering terjadi di rumahnya. Sebelum kejadian kasus pencurian mesin cuci motor (Jet Water) di tempat usaha miliknya, memang sudah sering dijadikan langganan tindakan krimanal oleh pelaku kejahatan, seperti keramik, semen, dan kompor. Waktu itu kami tidak berani melaporkan karena tidak mempunyai alat bukti yang kuat.

Helliyah benar benar geram atas tindakan kejahatan tersebut, karena sering kemalingan di rumahnya. Terbaru, mesin cuci motor yang dicuri oleh orang tak dikenal dengan cara mematikan Tau merusak beberapa CCTV yang ada di rumahnya.

Redaktur     : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here