Bentuk Timsus, Polres Sumenep Buru Pelaku Pembuang Bayi Tak Berdosa di Talango

0
23
Kadsi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S.

LIPUTAN12 – Polres Sumenep saat ini telah membentuk tim khusus (Timsus) untuk mengungkap kasus penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki di sekitar Rumah Praktek Mandiri Bidan (PMB) Tuti Puspiyawati yang terjadi di Talango, beberapa waktu lalu.

Timsus dibentuk untuk mempersempit ruang gerak para pelaku tindak kejahatan pembuang bayi yang tak berdosa, seperti di kejadian di Talango.

“Pembentukan Timsus melibatkan personil yang memiliki kemampuan khusus dalam mengidentifikasi, mengungkap dan menangkap para pelaku pembuang bayi yang saat ini masih dalam pengejaran,” Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Jumat, 13 Januari 2023.

“Jadi, perlu diketahui soal penemuan bayi di Talango kita sudah membentuk tim khusus dari Polres Sumenep untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku,” jelasnya.

Ia menuturkan, bahwa soal penemuan bayi di Kecamatan Talango, saat ini sedang dalam proses penyelidikan di Polres Sumenep.

“Terkait pelaku saat ini sudah terindentifikasi. Insyallah, makanya doa rekan-rekan ini biar diijabah, pelaku segera tertangkap,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Warga Talango Sumenep, Jawa Timur dikejutkan dengan penemuan bayi berjenis laki-laki di Rumah Praktek Mandiri Bidan Tuti Puspiyawati dengan tas yang berisi uang Rp5 ribu.

Saat ditemukan di Rumah Praktek Mandiri Bidan, bayi dalam kondisi hanya memakai sehelai kain.

“Selain memakai sehelai kain, di dekat bayi juga ada kain bedong, selimut tipis dan uang Rp5 ribu,” kata RA Siti Tunyani selaku asisten perawat di Rumah Praktek Mandiri Bidan (PMB) Tuti Puspiya Wati RA Siti Tunyani, Selasa, 10 Januari 2023.

Menurut RA Siti Tunyani, bayi tersebut dengan berat badan sebesar 1,7 kg dengan tinggi badan sekitar 49 cm.

Dugaan sementara, kata dia, untuk waktu kehamilan terbilang cukup dan tidak termasuk bayi prematur.

Namun, diperkirakan saat berada dalam kandungan, bayi kemungkinan mengalami kekurangan gizi.

“Itu ukuran yang cukup, bukan prematur,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here