Viral, Camat Batang-Batang Catut Nama Bupati Sumenep Nyuruh Kades Curi Sapi Warga Yang Tidak Mau Divaksin

0
30

SUMENEP | LIPUTAN12 – Beredar vidio viral di media sosial Facebook dan Group WA, Camat Batang-batang Kabupaten Sumenep mengucapkan kata-kata yang tidak pantas diungkapkan di depan publik.

Dalam vidio berdurasi 30 detik itu, terlihat Camat Batang-Batang Joko Suwarno, pada saat memberikan sambutan dalam acara rapat koordinasi kecamatan, mengucapkan kata-kata sedikit mengancam pada warga yang tidak mau divaksin.

“Kalebunnya (Kadesnya) takut dengan masyarakat karena takok tak epele pole (takut tidak dipilih lagi) pada Pilkades tahun 2025 atau 2026, itukan masih lama. Kalebun punya kartu AS, kecok sapena mun oreng setak endek e vaksin (curi sapinya bagi orang yang tidak mau divaksin). Curi sapinya, kata Bupati, bagi yang tidak mau divaksin,” demikian ucapan Camat Joko Suwarno, dalam rekaman video.

Video tersebut dibagikan oleh akun facebook yang bernama Mamang Arifandi, pada hari Minggu, 15 Agustus 2021.

Hingga kini video tersebut sudah mendapat puluhan komentar warga net, dan terpantau sudah 18 akun yang membagikan video tersebut.

Akibat video tersebut, netizen gusar dan memberi komentar yang tidak sedap. Salah satu komentar yang merasa tidak terima terhadap ungkapan Camat Batang-Batang tersebut muncul dari akun Facebook Aweira Sarmila, dengan ungkapan ancaman balik pada pemerintah.

“Sapi saya curi pak, tapi istri dan anaknya jenengan mau dicuri juga,” katanya dalam kolom komentar vidio tersebut.

Komentar pedas pun datang dari akun Facebook bernama Rosyi Beat Pink, dengan ungkapan kekesalan pada Camat itu sendiri.

“Kebiasaan Ngecok Pessena Rakyat, sateah kare Sapena Rakyat se ekecok a (Kebiasaan Mencuri uang rakyat, sekarang giliran mau mencuri Sapinya Rakyat)” katanya dalam kolom komentar video itu.

Bahkan dalam vidio yang ramai diperbincangkan saat ini menyebutkan bahwa di kecamatan Batang-Batang ada kepala desa yang belum divaksin sama sekali. “Ada kalebun (kades) yang sudah divaksin 1 kali, dan tidak mau divaksin yang kedua. Inilah yang membuat dampak masyarakat kita khususnya di kecamatan batang-batang masyarakatnya enggan divaksin.

Dikutip dari laman media matamaduranews.com, Camat Batang-Batang Joko Suwarno mengakui, orang dalam video tersebut adalah dirinya yang sedang memimpin rapat koordinasi terkait vaksinasi di Batang-Batang pada Jumat (13/8/2021) sekira pukul 13.00 WIB.

Menurutnya, video yang tersebar itu hanya merekam sebagian dari rangkaian rapat koordinasi yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Batang-Batang.

Pihaknya berdalih, perkataan tersebut hanya sebagai bentuk guyonan kepada undangan yang hadir. Pihaknya membantah, bahwa perkataan tersebut bukan sebuah pernyataan.

“Itu hanya guyonan. Di samping saya ada Kapolsek dan Danramil Batang-batang, masak iya saya menyuruh pemdes mencuri sapi warga yang tidak mau divaksin,” dalihnya saat dikonfirmasi awak media.

“Alasan yang disampaikan beberapa kepala desa kenapa banyak masyarakat yang enggan untuk divaksin, karena sebagian dari mereka termakan berita hoax tentang vaksin,” imbuhnya.

Dikonfirnasi terkait perintah Bupati, Camat Joko mengatakan bahwa yang dimaksud bukan perintah untuk nyuri sapi warga, akan tetapi perintah Bupati yang dimaksud dalam pernyataan itu adalah memaksimalkan vaksinasi agar pandemi Covi-19 segera berlalu.

“Hanya saja, diksinya nyambung dengan kata ‘keco’ sapena muntak endha’ evaksin, sehingga wajar yang tidak ikut rapat atau hanya berdasar potongan video itu mengira Bapak Bupati menyuruh para Kades nyuri sapi warga yang menolak divaksin,” terangnya.

Dari kejadian itu, Camat Joko meminta maaf kepada Bupati dan masyarakat Sumenep, apabila guyonannya itu telah membuat resah di tengah masyarakat.

“Saya mohon maaf, sekali lagi tidak ada maksud untuk membuat resah masyarakat,” ujarnya.

Terakhir, Camat Joko meminta pemilik video agar tidak menyebarnya lagi. Sebab, itu merekam kejadian tidak utuh.

“Saya berharap agar video tersebut tidak usah disebar ulang, karena itu tidak menyampaikan secara utuh tentang jalannya rapat koordinasi yang kami ikuti,” tukasnya.

Redaktur     : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here