Turun Langsung di Lokasi Bentrok, Kapolda Jabar Ultimatum Massa BPPKB Banten dan Sapu Jagat

0
86

LIPUTAN12.ID|SUKABUMI – Dua kelompok massa yang terlibat bentrok di Sukabumi berasal dari Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) dan Sapu Jagat. Massa BPPKB tak terima rekan mereka yang menjadi korban saat bentrok dengan Sapu Jagat, pada Jumat (24/1/2020).

Sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi tadi, massa BPPKB sempat bertahan di ruas jalan Sukabumi-Cianjur. Mereka berniat masuk ke perkampungan Cisero dimana lokasi itu dijadikan tempat berkumpulnya massa dari Sapu Jagat.

Dalam rilis yang diterima liputan12.id dari Bid Humas Polda Jabar, massa yang berada di jalan utama Cianjur-Sukabumi merangsek ke massa yang berada di jalan perkampungan, pagi tadi.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang kebetulan baru tiba, langsung mendekat ke arah massa dan mengultimatum mereka.

“Saya beri waktu kalian 30 menit untuk membubarkan diri, serahkan kepada kepolisian,” kata Kapolda Jabar, Sabtu (25/1/2020)

Terlihat juga para pejabat utama Polda Jabar, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo dan Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi, dan Ketua DPD BPPKB Jabar serta Ketua Umum DPP BPPKB.

Dari arah massa terdengar teriakan-teriakan menolak permintaan Kapolda Jabar. Beberapa orang diduga perwakilan massa terlihat menjauh dari lokasi.

“Kita minta tangkap dulu pelakunya, tangkap dulu pelakunya,” teriak massa.

Tempat lokasi massa berkumpul berada di jalan Nasional Sukabumi-Cianjur, area menuju lokasi dijaga aparat Kepolisian. Otomatis jalur tersebut lumpuh tidak bisa dilintasi.

Kapolda Jabar memberikan himbauan kepada kelompok ormas dan menyampaikan bahwa, Polri akan memproses pelaku penganiayaan dan menghimbau ormas BPPKB Banten dan massa Sapu Jagat agar kembali ke rumah masing-masing.

Belum sampai 30 menit, sekitar pukul 07.20 WIB, akhirnya massa yang berada di jalan utama Cianjur-Sukabumi mundur dan membubarkan diri. Situasi berangsur kondusif dan arus lalu lintas Cianjur-Sukabumi normal kembali.

Redaksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here