Terungkap Kasus Dugaan Bayi Tertukar di RSUD Sumenep, Hasil Tes DNA Identik dengan Orang Tua

0
82
Kapolres Sumenep AKBP Darman, S.I.K., saat Konferensi Pers dengan Awak Media, Senin (8/2) di Mapolres Sumenep (Dok. Kachonk/liputan12).

SUMENEP | LIPUTAN12 – Kepolisian Resort (Polres) Sumenep memberitahukan hasil tes DNA (Deoxyribo Nucleic Acid) terhadap bayi yang diduga tertukar di RSUD dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep pada saat melakukan persalinan keluar pada 14 November 2020 lalu.

Sebelumnya, bayi berjenis kelamin perempuan dari pasangan Subroto (27) tahun dan Norma Ningsih (25) tahun, warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, telah dilakukan test DNA oleh tim dari Polda Jawa Timur pada tanggal 1 Desember tahun lalu.

Menyikapi hal tersebut, Kapolres Sumenep AKBP Darman menyampaikan, saat ini dugaan bayi tertukar di Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu menunjukkan identik. Artinya, bayi tersebut adalah benar benar anak kedua dari orang tuanya dan tidak tertukar.

“Pada tanggal 5 Februari 2021, RS Bhayangkara Polda Jatim melakukan pengambilan hasil tes DNA dengan kesimpulan bayi tersebut identik dengan kedua orang tuanya,” kata AKBP Darman kepada sejumlah awak media saat jumpa pers di halaman Mapolres Sumenep, Senin (8/2/2021).

Penandatanganan Pengambilan Bayi oleh Kasat Reskrim Polres Sumenep ke Orang Tua Bayi, Senin (8/2/2021

“Mudah-mudahan, lanjut Kapolres, dengan hasil tersebut semua pihak bisa menerima. Dan hari ini pihak keluarga sudah bisa mengambil bayi tersebut di RSUD Moh. Anwar,” harapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati menyampaikan terima kasih kepada pihak Polres Sumenep serta pihak keluarga bayi karena mau menerima langsung bayinya tersebut.

“Pihak keluarga, Alhamdulillah mau menerima langsung bayinya dan rumah sakit sebenarnya siap kapan saja untuk diambil bayinya,” katanya kepada awak media seusai penyerahan bayi tersebut dengan pihak keluarga.

Penyerahan Bayi pada Orang Tua

Menurutnya, kejadian dugaan bayi tertukar tersebut hanya merupakan kecurigaan keluarga sang bayi. Sebenarnya tidak terjadi apa-apa, jadi itu namanya sudah musibah bagi kami. Semua rumah sakit itu menggunakan SOP.

dr. Erliyati, menuturkan bahwa, dalam proses pengambilan bayi tersebut harus didampingi oleh pihak kepolisian supaya kedepannya tidak ada lagi permasalahan seperti yang sudah terjadi ini.

“Tadi bayinya sudah diambil, dan orang tuanya sudah menandatangi surat berita acara disaksikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Sumenep,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Subroto selaku orang tua bayi membenarkan adanya hasil Tes DNA tersebut yang menunjukan bahwa bayi itu tidak tertukar

“Betul ini anak saya pak. Hasil Tes DNA hasilnya itu banar pak, keluarga sudah menerima hasilnya, Semoga ini menjadi anak yang Sholehah, namanya Elisatul Jannah,” ucap Subroto.

Redaktur        : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here