Sidak ke Proyek PATM, Komisi III DPRD Sumenep Temukan Bangunan Jebol dan Rusak Parah

0
48
Sekertaris Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, M. Ramzi (Dok. Kachonk/liputan12)

SUMENEP | LIPUTAN12 – Sejumlah anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep melakukan Sidak (Inspeksi mendadak) ke lokasi pembangunan Pompa Air Tanpa Motor (PATM) di Desa Lebbeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, pada Selasa (26/1/2021).

Sekertaris Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep M. Ramzi, dalam keterangannya menyampaikan, dari hasil sidak lapangan yang dilakukan, Komisi III mendapati beberapa bagian bangunan yang sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.

“Ternyata setelah ke lokasi, memang ada beberapa bangunan sudah jebol dan rusak parah,” kata M. Ramzi, Rabu (27/01/2021) saat ditemui media liputan12 di kantornya.

Ramzi menjelaskan, dugaan sementara kerusakan dari proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 4,8 miliar ini dikarenakan faktor alam, di mana intensitas hujan dalam beberapa bulan terakhir ini cukup tinggi, sehingga membuat debit air sungai di lokasi bangunan PATM tersebut meningkat dan membuat arus sungai deras.

Apalagi, lanjutnya, sungai tersebut merupakan muara dari tiga sungai dan posisi pompa berada di posisi tengah aliran sungai. Struktur tanah di sana juga mudah ambruk.

“Dugaan kerusakan karena faktor banjir yang paling dominan. Struktur tanah disana juga mudah ambruk. Selain itu juga mungkin ada sedikit kesalahan teknis dan membuat tembok penahan airnya jebol,” jelasnya.

Proyek ini merupakan prasarana pengelolaan Pekerjaan Umum sumber daya air (PU. SDA) di Kabupaten Sumenep.

Air yang difungsikan sebagai normalisasi aliran sungai, sehingga bisa bermanfaat bagi semua masyarakat,khususnya di desa Lebbeng Barat kecamatan Pasongsongan.

Sangat disayangkan, kata M. Ramzi, proyek tersebut belum genap tiga bulan sejak diresmikan oleh Bupati, kini pembangunan PATM yang dibidangi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sumenep, sudah ambruk dan tak berfungsi lagi.

Kendati demikian, Politisi Hanura ini mengatakan, pihak Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU. SDA) berjanji kepada Komisi III, akan melakukan koordinasi dengan pelaksana untuk memperbaiki secepat mungkin atas kerusakan yang terjadi.

Karena hingga kini proyek PATM yang ada di Desa Lebbeng barat ini masih dalam masa waktu perawatan dan belum diserahterimakan oleh pelaksan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Jadi, hingga kini bangunan PATM tersebut masih dalam tanggung jawab pelaksana proyek untuk dilakukan perbaikan. Dinas sendiri masih akan diperbaiki, dan mereka punyak keyakinan pasti bisa digunakan. Ya, kita tunggu saja,” ucapnya.

Selanjutnya, M Ramzi menambahkan, Komisi III DPRD Sumenep akan melakukan rapat kerja bersama dengan Dinas PU SDA, pelaksana proyek dan juga konsultan perencanaan, yang direncanakan pada hari Jumat 29 Januari 2021 mendatang, untuk dapat menyimpulkan penyebab utama kerusakan dan masa depan bangunan PATM tersebut.

“Nanti semua akan dipertanyakan pada rapat kedua. Termasuk pelaksana proyek, konsultan perencanaan nanti kita undang semua,” sebutnya.

Diketahui, sesuai data LPSE Kabupaten Sumenep proyek tersebut dibangun menggunakan APBD tingkat II dengan nilai pagu Rp. 4.960.000.000. CV. Sady Family sebagai pemenang tender dengan nilai kontrak sebesar Rp. 4.860.970.000.

Anggaran tersebut salah satunya dipergunakan pembangunan dua bendungan, yakni bendungan satu mempunyai 10 pompa dan bendungan dua sebanyak 7 pompa, dua blustru, dan satu tandon dengan kapasitas 72 ribu liter per detik.

Dengan pembangunan itu, pemerintah daerah meyakini bisa mensuplai kebutuhan air untuk lahan pertanian seluas 106 hektar yang tersebar dibeberapa desa, yakni Desa Lebeng Barat, Lebeng Timur, Prancak, dan Desa Montorna Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Namun, upaya tersebut tampaknya belum bisa terealisasi karena sebagian alat rusak parah sebelum difungsikan.

Redaktur : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here