Usai Vicon dengan Presiden, Danrem 061/Sk Tinjau Proses Vaksinasi yang Dilaksanakan ‘Door to Door’

0
31

KOTA BOGOR | LIPUTAN12 – Danrem 061/Suryakancana Brigjen TNI Achmad Fauzi, mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) yang dilaksanakan Medical Badan Intelijen negara, dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Rabu (14/7/2021).

Dari wilayah Kebon Kopi Kelurahan Kebon Kalapa Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Danrem 061/Sk bersama Direktur 7 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana, serta beberapa perwakilan dari berbagai wilayah di 14 Provinsi, berkesempatan mendengarkan arahan langsung dari Presiden, terkait Vaksinasi Nasional yang dilaksanakan secara massal.

Turut hadir mendampingi Danrem 061/Sk, di antaranya Dandim 0606/Kota Bogor, Kapolresta Bogor Kota, Camat Bogor Tengah serta Lurah Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Usai mengikuti Vicon, Danrem 061/Sk langsung memantau kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Medical BIN untuk warga masyarakat Kebon Kopi.

Di kesempatan tersebut, Danrem 061/Sk menyampaikan bahwa Vicon dengan Presiden kali ini membahas terkait vaksinasi door to door. Untuk Kota Bogor sendiri, kata Danrem, vaksinasi door to door dilaksanakan di dua lokasi yaitu di Kebon Kopi Kelurahan Kebon Kelapa dan di Kelurahan Babakan Pasar.

“Target vaksin kali ini sebanyak 1000 orang. Hingga hari ini, kami sudah melaksanakan serbuan vaksinasi sekitar seratusan orang. ini atas inisiasi dari tim BIN. Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada BIN yang telah melaksanakan vaksinasi door to door di wilayah Korem 061/Sk,” ujar Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Dan dalam pelaksanaan kegiatan ini, kami juga bekerjasama atau melibatkan tim dari BiN, Denkesyah, tim Polresta Kota Bogor, Dinkes Kota Bogor dan termasuk dari Korem 061/Sk.

“Yang mana intinya, kami mendapatkan target 1000 orang untuk hari ini. Dan selain dengan melaksanakan door to door, kami juga melaksanakan pembagian sembako dan vitamin kepada masyarakat yang telah melaksanakan vaksinasi,” ungkapnya.

Selain hal tersebut, Danrem juga menjelaskan bahwa rencananya pada bulan Agustus seluruh pelajar diwilayah Korem 061/Sk akan diberikan Vaksinasi. yang pasti Korem 061/SK termasuk dengan Kodim, termasuk juga Polres, Dinkes ataupun tiga pilar sama-sama siap mendukung program vaksinasi nasional serbuan vaksinasi diseluruh wilayah baik Bogor-Sukabumi maupun Cianjur.

Dan terkait kegiatan ini Danrem menyampaikan, bahwa Intinya Presiden sangat mendukung sekali, itu artinya bahwa kalkulasi jumlah masyarakat yang divaksin dapat bertambah. ini dalam rangka menciptakan Herd Imunity, kekebalan kelompok dan kekebalan imunitas akan semakin bertambah.

Medical Badan Intelijen negara yang menangani kegiatan Vaksinasi di wilayah Kebon Kalapa pada hari ini, Brigjen TNI Irwan Mulyana menjelaskan bahwa Medical BIN sudah setahun yang lalu bergerak membantu pemerintah menangani pandemi covid-19, dimulai dari pelaksanaan rapid test, Swab tes dan pcr, hal tersebut disampaikan oleh Kabin da.

“Hari ini Bin melaksanakan pemberian vaksin serentak di 14 provinsi. Dan Vaksin kali ini juga diberikan kepada para pelajar SLTP dan SLTA. Untuk pelaksanaannya yaitu dilakukan secara door to door dan salah satunya dilaksanakan di wilayah Kebon Kopi kelurahan Kebon Kelapa,” ujar Direktur 7 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana.

“Hari ini kita melaksanakan 1000 pemberian vaksin untuk tahap pertama sedangkan untuk tahap kedua akan kami realisasikan pada bulan Agustus. Dan untuk periode kedua kami pun akan menyediakan seribu dosis juga. Yang mana artinya Bin akan terus bergerak menyasar wilayah zona merah. Sedangkan mengenai waktunya, BIN melaksanakan dua kali dalam seminggu, baik itu di sekolah, lingkungan maupun di pesantren,” tambahnya.

Di tengah masa pandemi global covid-19 ini, kami berusaha membantu pemerintah untuk menanggulangi wabah ini, bahkan seperti yang disampaikan oleh Danrem, bahwa pada bulan Agustus kita akan melaksanakan Vaksinasi untuk para pelajar di wilayah Korem 061/SK. Dan nanti pada pelaksanaannya di bulan Agustus, kuota untuk para pelajar dari BIN yaitu sebanyak 1000 dosis, yang tentunya dari pihak Dinkes dan lainnya juga akan memberikan vaksinasi untuk para pelajar. Vaksin yang diberikan saat ini yaitu sinovac, dan rencananya kami juga akan mengajukan ke pemerintah dan Dinkes dalam hal ini mungkin terkait vaksinasi astrazeneca dan moderna.

“Pelaksanaan vaksin ini, satu-satunya yang disampaikan oleh Danrem tadi untuk kekebalan kelompok, dan tidak ada artinya apabila masyarakat tidak memiliki disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan termasuk dengan yang sudah divaksin. Diharapkan kepada semua masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, karena memang ini adalah salah satu langkah pemerintah untuk menangani penyebaran covid-19,” pungkasnya.

Sumber   : Penrem 061/SK
Redaktur : Lekat Azadi
Copyright ©2021 liputan12.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here