Tak Berijin dan Langgar Prokes Covid-19, 3 Cafe di Sumenep Disegel Penegak Perda dan Aparat Gabungan

0
17

SUMENEP | LIPUTAN12 – Sebanyak 3 Cafe di wilayah kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditutup dan disegel oleh petugas gabungan dari Satpol PP, Polri, Kodim 0827, Dinas perizinan dan BPBD pada hari Selasa (12/1/2021) sekitar Jam 22.00 WIB.

Kepala Satpol PP Sumenep Purwanto Edi Prawito mengatakan, hal itu dilakukan dalam rangka giat operasi yustisi dan tempat penertiban usaha yang tidak berizin, sekaligus pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Untuk malam ini sementara ada 3 cafe yang kita segel, yakni Cafe Cuan, Tecafe86 dan Cafe jipex Teen Eatery,” ujarnya, Selasa (12/1/2021).

Purwo Edi menympaikan, sebelumnya sudah melakukan sosialisasi terhadap tempat-tempat Cafe atau Resto untuk menutup sampai jam 8 malam dan bagi yang tidak berizin agar segera mengurus tempat usaha perizinannya.

“Kemarin kita sudah tegur dengan baik-baik tapi nyatanya masih banyak yang bandel,” jelasnya.

Kendati begitu, pihaknya akan membuka kembali tempat cafe dan resto yang sudah disegel tersebut apabila telah mempunyai surat izin dari pihak terkait, tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Cafe yang belum mempunyai izin segera urus perizinannya, pembuatan tidak sampai sehari kok. Jadi yang sudah ditutup tadi kalau sudah punya izin nanti laporan ke kita,” paparnya.

Sementara itu Dikonfirmasi terpisah, Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Achmad Robial menyampaikan, perizinan sangatlah penting untuk dibuat, hal ini menyangkut kaedah hukum. Cafe yang tak berizin sering melanggar perbup 61 dan aturan jam malam di masa pandemi covid-19.

“Kami kepolisian dan TNI siap membackup dalam hal ini,” tegasnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar melengkapi izin usahanya terlebih dahulu sebelum membuka usaha.

“Jadi untuk kegiatan yustisi dan penertiban cafe ini tidak terbatas, waktunya sampai semua cafe sudah tertib administrasi perizinannya,” tukasnya.

Redaktur : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here