Masyarakat GERAK Gelar Aksi Tuntut Kejari Sumenep Tindak Tegas Sejumlah Oknum Desa Pragaan Atas Dugaan Kasus Korupsi

0
70

LIPUTAN12.ID|SUMENEP – Sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERAK), gelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Sumenep (Kejari), Senin (9/12/2019.).

Ada beberapa kasus yang menjadi tuntutan masyarakat dalam aksi kali ini, salah satunya terkait dugaan penyelewengan keuangan Desa baik yang bersumber dari Dana Desa (DD) maupun dari Anggaran Dana Desa (ADD) dan juga terkait dugaan penyalahgunaan beras untuk orang miskin (RASKIN).

Dalam selembar rilisnya yang disebarkan kali ini, diketahui terdapat 1371 warga desa yang berhak menerima raskin, namun selama kurun waktu 6 tahun Kepala Desa Pragaan Daya menjabat, warga yang berhak menerima raskin tersebut hanya menerima 4-5 kali saja, sisanya di ambil siapa?

Bahkan, sampai saat ini munurut Rahem Tobat selaku Korlap Aksi, dalam rilisnya menyampaikan, masih banyak kasus di Desa Pragaan Daya yang belum diproses baik yang berkenaan dengan dugaan penyelewengan keuangan desa dan juga soal dugaan penyalahgunaan raskin.

“Kejari Sumenep dalam hal ini masih belum serius menanggapi hal ini, terbukti dengan masih banyaknya sejumlah proyek yang mangkrak dan belum dilakukan sebuah proses,” ungkapnya.

Kemudian pihaknya menuntut agar Kejari Sumenep lebih serius lagi dalam menindak lanjuti sejumlah kasus yang ada di Desa Pragaan Daya.

“Kami datang kesini untuk mendesak agar Kejari segera melakukan pemanggilan terhadap Kepala Desa Pragaan daya yang diduga telah melakukan penyelewengan DD/ADD dan dugaan penyalahgunaan Raskin,” tegasnya.

Sementara, Kasi Intelijen Kejari Sumenep Novan menyampaikan bahwa, setiap persoalan (Kasus) menyangkut laporan tidak bisa diselesaikan secara singkat masih membutuhkan sebuah proses.

Menurutnya, dalam menuntaskan sebuah kasus masih diperlukan beberapa tindakan dan dalam itu masih membutuhkan waktu yang tidaklah singkat.

“Mohon untuk bersabar, kami sudah mulai menindak lanjuti setelah semuanya siap pasti akan dilakukan tindakan sesuai hukum,” jelasnya ketika menemui perwakilan aksi di salah satu ruangan yang ada di Kejari Sumenep.

Reporter: Imam Kachonk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here