Sebagai Terobosan Baru untuk Berdayakan UMKM, Pemkab Sumenep Gelar Bimtek Jatim Bejo

0
43

SUMENEP | LIPUTAN12 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus melakukan berbagai upaya untuk memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak perekonomian daerah.

Ada berbagai terobosan yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah untuk pemberdayaan UMKM, di antaranya membangun Halal Hub untuk tempat pembinaan, ruang konsultasi UMKM, ruang sinergi antar dinas, ruang paguyuban UMKM dan Logistik Hub, serta packaging storage untuk pengembangan langsung produknya.

“Kami berupaya untuk memberdayakan dan mengembangkan potensi UMKM demi meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Sekda Edy Rasiyadi saat bimbingan teknis (Bimtek) penyelenggaraan Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo) di Kantor Bupati, Rabu (13/7/2022).

Sekda Edy menuturkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep secara teknis dan strategis sangat mendukung program Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo) yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini.

Karena dengan cara optimalisasi pemanfaatan e-Marketplace dalam bentuk toko daring untuk pengadaan barang jasa pemerintah di Provinsi Jatim, juga sebagai upaya peningkatan peran serta pelaku UMKM yang ada di kabupaten Sumenep.

“Jatim Bejo adalah ikhtiar bersama untuk membangun sekaligus meningkatkan akuntabilitas, transparansi utama dalam pengadaan barang dan jasa, yang bisa berkontribusi kepada UMKM guna pemenuhan kebutuhan barang dan jasa, serta pengembangan perekonomian daerah,” paparnya.

Pihaknya menegaskan, untuk mempromosikan produk UMKM telah menyiapkan tempat pemasaran kepada masyarakat di Mall UMKM, sehingga mall itu berfungsi sebagai etalase untuk pusat pemasaran produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Mall UMKM diharapkan meningkatkan peran serta Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UMK) agar terus berkembang untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat,” terangnya.

Lebih lanjut Sekda Edy menjelaskan, saat ini kita butuh memberikan stimulus ekonomi daerah. Oleh karena itu mobilisasi budaya kerja menuju digitalisasi proses pengadaan barang/jasa pada Perangkat Daerah yang sangat dibutuhkan.

“Dengan program Jatim Bejo ini, kami berharap seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep berperan aktif dalam memberikan kontribusi yang positif dalam peningkatan peran serta pelaku UMK dalam belanja daerah. Di mana hal tersebut sejalan dengan harapan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa e-marketplace atau belanja online dapat membantu UMK dalam menemukan akses pasar yang lebih besar dan luas,” pungkasnya

Sementara Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Mustangin menambahkan, bimbingan teknis Jawa Timur Belanja online (Jatim Bejo) kerja sama Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur diikuti oleh 90 peserta.

“Sebanyak 90 peserta itu rinciannya pada hari pertama diikuti 30 pelaku usaha, dan hari kedua diikuti oleh 60 Pejabat Pembuat Komitmen dan Pejabat Pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

Editor                    : Lekat Azadi
Copyright © liputan12.id 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here