Polres Sumenep Izinkan Kafe Apoeng Kheta Dibuka Kembali, Ini Syaratnya

0
38
Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Achmad Robial usai membuka kembali Kafe Apong Kheta, Sabtu (16/1/2021).

SUMENEP | LIPUTAN12 – Tidak ada lagi Room – Room karaoke. Begitulah kira kira yang akan dituangkan dalam perjanjian dibukanya kembali Kafe Apoeng Kheta setelah beberapa waktu lalu sempat ditutup oleh tim Joko Tole Polres Sumenep.

Kafe yang terletak di Kecamatan Saronggi tersebut diperbolehkan buka kembali dengan syarat. Kembalikan semua pada ijin semula, salah satunya adalah dirubah menjadi rumah makan dan wisata sungai saja, bukan dijadikan Cafe yang sering dijadikan pesta minuman keras (Miras) dan Narkoba.

“Tak ada lagi tempat karaoke atau room, saya tegaskan tidak ada!!!. Itu sudah persetujuan dengan bapak Kapolres,” tegas Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Achmad Robial, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, jika dikemudian hari yang berkaitan dengan isu room tetap ada. Maka dengan tegas saya katakan, hal tersebut tidak benar adanya.

“Siapapun yang bilang, itu tidak benar,” tegas Kompol Achmad Robial.

Kompol Robi mengaku bahwa, dalam waktu dekat akan segera dibuatkan surat perjanjian dengan bermaterai sebagai tanda persetujuan.

“Kemungkinan Hari senin akan dibuatkan surat perjanjian di Polsek Saronggi, apabila dijadikan tempat pesta miras, sabu maupun mesum maka akan siap ditutup dan tidak diberikan ijin lagi,” ujarnya.

Bahkan dalam surat perjanjian tersebut juga terdapat poin yang melarang untuk membuka tempat atau ruang karaoke (Room).

Sebelumnya, kuasa hukum pengelola Kafe Apoeng Ketha, Moh. Siddik mengaku bahwa tempat room di tempat tersebut tetap ada, hanya saja dibuat transparan.

“Ya, seperti itu permohonan yang diajukan dan disetujui Kapolres Sumenep, berkaitan dengan tempat Room tetap ada, hanya saja dibuat transparan,” ungkapnya kepada awak media.

“Permohonan Room yang jelas ada, cuma di buat transparan,” tambahnya.

Selain itu, Siddik mengaku bahwa pihak pengelola cafe tersebut sudah mengurus izin usaha baru ke perizinan. Bila sebelumnya cafe tersebut diberi nama Apoeng Ketha, dalam izin yang baru diubah menjadi Resto Apoeng.

Terpisah, Kapala Bidang (Kabid) Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Kukuh Agus Susanto kepada awak media saat ditemui diruang kerjanya pada Selasa (19/1/2021) mengaku, sampai saat ini belum menerima laporan terkait perizinan yang baru di kafe dan resto tersebut. Kecuali kata dia, pihak pengelola sudah mengajukan permohonan melalui sistem yang dikelola pusat.

“Sampai saat ini di meja saya belum ada laporan tentang permohonan baru terkait ijin Kafe dan Resto itu, bahkan dari bidang pelayanan belum merasa menerima juga, tapi bisa mungkin, pemohon itu, permohonannya melalui sistem,” jelasnya.

Redaktur : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here