Permudah Serap Aspirasi Masyarakat, Wabup Sumenep akan Bangun Rumah Singgah di Kepulauan

0
44
Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hj Dewi Khalifah di ruang kerjanya, Senin (1/3/2021).

SUMENEP | LIPUTAN12 – Setelah resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah terus berkomitmen dan beberapa janji politiknya sudah menanti, salah satunya membangun rumah singgah atau rumah saat berdinas di kepulauan.

Perempuan yang juga menjabat Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama ini punya komitmen ingin lebih dekat dengan warga kepulauan. Selain sudah sering mengunjungi sejumlah titik di kepulauan, ada motivasi lain yaitu wasiat dari sang almarhum suami yang memintanya agar tetap meneruskan perjuangan hingga ke berbagai daerah di kabupaten yang bertajuk Kota Keris ini.

“Sebagai bagian dari wujud komitmen saya jika terpilih menjadi Wakil Bupati Sumenep, insya Allah saya akan tetap ngantor di wilayah kepulauan. Gunanya adalah supaya bisa menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” ungkap Nyai Eva sapaan akrabnya.

Selebihnya, Nyai Eva juga mengaku sudah berkoordinasi dengan beberapa OPD, dan juga ada sudah mengkalkulasi berapa hari akan berkantor di wilayah kepulauan selama tidak ada kegiatan di daratan. Untuk saat ini belum bisa dipastikan karena masih ada beberapa agenda pembahasan anggaran yang belum selesai.

“Insya Allah setiap 2 bulan sekali pada triwulan pertama. Tapi untuk triwulan terakhir bisa kita menyesuaikan, marena bagaimanapun juga memang seharusnya pemerintah faerah (Pemda) itu hadir di tengah-tengah konstituen di wilayah Kepulauan, dan juga akan ada yang mendampingi saya nantinya dari beberapa OPD, biar masyarakat bisa menyampaikan aspirasinya, apakah itu terkait infrastruktur, pendidikan ataupun masalah kesehatan dan juga Sosial Ekonomi, nanti bisa kita lebih maksimal,” tambahnya.

Wakil bupati terpilih yang mendampingi Achmad Fauzi itu berjanji akan memaksimalkan rumah singgah untuk seluruh elemen masyarakat yang mempunyai kepentingan, termasuk dalam memudahkan menampung aspirasi dan memudahkan pembangunan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas yang lainnya.

Termasuk juga untuk mengoptimalkan pengelolaan kekayaan alam yang melimpah untuk mengangkat sektor perekonomian di kepulauan. Maka Dari itu, Dengan adanya tempat untuk menampung aspirasi Masyarakat kepulauan itu adalah bentuk upaya peningkatan SDM dan Perekonomian masyarakat situ bisa segera terealisasi.

“Kepulaun memang sejak sebelum saya jadi wakil bupati memang sering kami singgahi untuk sekadar berbagi, namun saat ini kita liat dulu anggarannya, karena kami tidak ingin memberatkan pada pemerintah kecamatan dan desa di Kepulauan. Untuk sementara ini kami akan gunakan rehab rumah di kecamatan Gayam pulau Spudi. Sedangakan yang di Kecamatan Arjasa sudah kami koordinasikan dengan Camat setempat, untuk daerah kepulauan yang belum ada kemungkinan saya akan fungsikan dulu rumah Satri Alumni pondok atau di rumah ketua Muslimat, seperti di pulau raas, masalembu juga.kita bertahap lah karena keterbatasan APBD saat ini,” ujar Wabup.

Intinya Adalah pada saat kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi dan Wakilnya Nyai Eva ini seluruh aspirasi masyarakat kepulauan sudah tidak terbatas karena jarak yang sangat jauh. Karena untuk menyampaikan aspirasinya masyarakat kepulauan ini harus menempuh perjalanan beberapa jam dan beberapa hari di kota Sumenep.

“Insya allah dengan Solusi ini, masyarakat kepulauan bisa lebih maksimal untuk menyampaikan aspirasinya, dan juga untuk lebih dekat lagi dengan pihak Pemerintah Daerah, sehingga tidak perlu lagi masyarakat harus terbebani dengan biaya yang banyak hanya untuk bertemu Penerintah Daerah” tukasnya.

Redaktur       : Lekat Azadi
Copyright© liputan12 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here